Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kunjungi Kantor Cabang PNM Jawa Barat

JagatBisnis.com –  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan ke Kantor Cabang Permodalan Nasional Madani (PNM) Cirebon, Cimahi dan Bandung pada tanggal 9-11 September 2021. Didampingi oleh Kindaris, Direktur Bisnis PNM dan Sunar Basuki, Direktur Kelembagaan Perencanaan, Sandiaga Uno mengawali silaturahmi dengan nasabah PNM Cabang Cirebon, Cimahi dan Bandung melalui dialog dengan nasabah PNM Mekaar seraya mencicipi makanan dan minuman hasil olahan nasabah PNM Mekaar.

Dalam kunjungannya di Cirebon, Sandiaga menuturkan beberapa diskusinya terkait dengan ekonomi kreatif, seperti daya saing produk di tengah pandemi serta bagaimana upaya yang dapat dilakukan kedepannya untuk terus memberikan nilai tambah pada produk-produk yang dihasilkan oleh para nasabah PNM Mekaar, mulai dari segi kemasan hingga kualitas produk.

 

Selain berdiskusi dengan para nasabah PNM Mekaar, Sandiaga Uno turut memberikan apresiasi dan motivasi pada Account Officer (AO) agar senantiasa bersemangat dalam mengelola pembiayaan 10,8 juta nasabah PNM.

Lebih jauh, dalam dialognya dengan Sunar Basuki, Sandiaga menyampaikan keinginannya untuk berkolaborasi dengan PNM agar dapat terbentuk ekosistem ekonomi yang inklusif terutama dalam pembiayaan dan pemberdayaan.

“Saya berharap sektor usaha mikro mampu untuk terus bertahan di masa pandemi seperti saat ini, yang terpenting adalah sehat, dan jangan sampai lengah ketika kasus COVID-19 sudah mulai melandai lagi. Hingga saat ini (2021) sudah ada lebih dari 10 juta nasabah, ini menunjukkan bahwa potensi para pelaku usaha mikro sangat luar biasa sekali dalam mendukung ekonomi kreatif nasional.” ujar Sandiaga.

Dalam kunjungannya di Cimahi, Sandiaga berbincang mengenai hal-hal yang berkaitan dengan usaha mikro, yang mengusung tema keberlangsungan atau sustainability, menjadi sorotan utama Sandiaga ketika melihat produk salah satu nasabah PNM Mekaar yang menghasilkan produk daur ulang kain perca dari limbah pabrik digabungkan dengan kain batik.

Topik pemasaran melalui digital turut beliau utarakan kepada para nasabah PNM Mekaar, agar produk-produk yang telah dihasilkan dapat terus berkembang melalui PaDi UMKM, sebuah platform digital yang mampu menjadi fasilitator pelaku usaha lokal indonesia agar dapat terus mengembangkan potensinya.

“Saya mendengar kabar baik dari Cimahi, data menunjukkan bahwa pertumbuhan mencapai 1 triliun, komposisi 600 miliar terdiri dari nasabah PNM Mekaar, 400 miliar terdiri dari nasabah PNM ULaMM. Jadi inilah akses permodalan dan momentum bagi kebangkitan sektor UMKM yang ada di kota Cimahi, mudah-mudahan dapat membuka lapangan kerja bagi seluruh rakyat Indonesia. Kami ingin meningkatkan kerjasama dengan PNM dalam kapasitas MoU dan perjanjian kerjasama untuk memberi akses kepada para pelaku parekraf sejumlah 34 juta yang membutuhkan sentuhan bantuan permodalan dari PNM” ujar Sandiaga.

Kedepannya, Sandiaga Uno berharap dapat menjalin kerjasama dengan PNM melalui beberapa program kemenparekraf antara lain; kelas keuangan, temu bisnis, dan desa wisata. Kunjungan kali ini diakhiri dengan pemberian cinderamata kujang kepada Mas Menteri dari nasabah ULaMM PNM. Tukar menukar buah tangan dilanjutkan dengan balasan souvenir dari Sandiaga Uno kepada salah satu AO PNM, dan Walikota Cimahi. (boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button