Majelis Ulama Singapura Keluarkan Fatwa soal Hijab Bagi Perawat

JagatBisnis.com –  Majelis Ulama Singapura (MUIS) membuat fatwa terkait penggunaan hijab untuk perempuan muslim yang bekerja sebagai perawat di negara itu.
Dalam fatwa itu, MUIS menyampaikan perawat harus menaati aturan kesehatan yang berlaku, seperti tidak menutupi bagian lengan bawah saat bekerja.

“Karena dalam sektor kesehatan, pandemi Covid-19 meningkatkan maka bahaya infeksi akan dapat membahayakan banyak orang. Oleh karena itu, bagi perawat yang beresiko terjadinya infeksi sangat serius dan meningkatkan bahaya bagi perawat dan pasiennya,” tulis Fatwa MUIS, seperti dikutip, Kamis (27/10/2021).

Menurut MUIS, Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) telah menetapkan pedoman klinis untuk penggunaan hijab bagi pekerja kesehatan, termasuk kebijakan tidak menutupi bagian bawah siku. Kebijakan ini mewajibkan tangan, lengan, dan siku (pekerja kesehatan) harus bebas dari pakaian dan aksesoris apapun.

“Lengan pakaian harus pendek atau dilipat hingga ke siku agar tangan dapat dibersihkan dengan baik. Semua petugas kesehatan harus menerapkan kebijakan ini ketika berinteraksi dengan pasien,” imbuhnya.

MUIS menyampaikan, ada pandangan agama Islam yang mengizinkan dibukanya lengan bagi perempuan yang mengenakan hijab dalam keadaan tertentu. Dalam situasi ketika syal penutup kepala harus diganti dengan penutup kepala lainnya (seperti penutup kepala yang digunakan kala operasi medis), atau harus dilepas akibat keamanan klinis dan regulasi keamanan lainnya, ini juga diizinkan. (*/esa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button