Kota Malang Berencana Terapkan Ganjil Genap, Kecuali Akhir Pekan

JagatBisnis.com –  Polresta Malang Kota lalu mematangkan rencana penarapan kebijaksanaan aneh genap( gage) di Kota Malang. Artikel ini bahkan mendekati realisasi jam pemberlakuan sudah diatur juga dengan titik- titik mana saja yang masuk kebijaksanaan gage. Suratnya sudah dikirim ke Orang tua Kota Malang Sutiaji.

Kapolresta Malang Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto mengatakan, kebijaksanaan gage di Kota Malang akan diaplikasikan mulai hari Senin sampai Jumat. Durasi akhir minggu di Sabtu dan Minggu malah dihilangkan. Padahal Penguasa Pusat mau meresmikan gage masing- masing akhir minggu, di kawasan tempat darmawisata yang masuk PPKM Tingkat 2 dan 3.

” Mungkin diberlakukan antara jam 08. 00 Wib hingga dengan jam 10. 00 Wib lanjut petang jam 16. 00 Wib sampai 20. 00 Wib. Lalu, mungkin cuma diberlakukan hari Senin hingga Jumat dan untuk hari Sabtu Minggu ditiadakan,” tuturnya, Rabu, 15 September 2021.

Opsir yang bersahabat disapa Buher ini memperhitungkan Kota Malang penuhi syarat untuk kebijaksanaan aneh genap. Karena, wilayah yang masuk alam oranye dengan PPKM tingkat 3 ini memiliki pergerakan yang besar. Alhasil mobilitasnya butuh dibatasi untuk penindakan COVID- 19.

” Kota Malangini sudah semacam kota besar Surabaya, Jakarta, dan Bandung untuk tingkatan kepadatan warga dan pergerakan amat besar, kita wajib menata itu. Kita mencari terobosan- terobosan penanganan COVID dan penyembuhan ekonomi supaya bersamaan searah. Ini ialah bentuk hirau dalam menuntaskan COVID, bukan mempersulit warga,” ucap Buher.

Buher mengatakan, kebijaksanaan gage cuma legal di 4 sampai 6 titik saja. Setelah itu tidak seluruh alat transportasi akan diberlakukan ketentuan gage. Untuk sebagian alat transportasi diberi disepensasi semacam ambulans dan ojek online.

” Jika tidak salah, terdapat 4 hingga dengan 6 titik jalur yang akan diberlakukan. Terdapat dispensasi untuk ambulans, ojek online, alat transportasi pembawa sembako. Jadi, tidak seluruh dan terdapat ketentuan ketentuan khusus,” tutur Buher.

Polresta Malang Kota pula telah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Polda Jatim, Dinas Perhubungan, Forum Komunikasi Lalu Rute saat sebelum mempraktikkan aneh genap supaya tidak memanen keluhan pengguna jalur. Mereka pula lalu melakukan pemasyarakatan dan imbauan ke warga.(pia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button