Kenali 4 Gejala COVID-19 Terbaru yang Perlu Diwaspadai

JagatBisnis.com – Lebih dari satu tahun endemi COVID- 19 sudah berjalan dan hampir seluruh orang sudah ketahui apa saja gejala biasa penyakit ini. Bagi sebagian riset, orang dapat menderita COVID- 19 tanpa membuktikan gejala.

Saat ini, tanda semacam mata merah belia, kehabisan rungu jadi atensi. Tidak hanya itu, banyak orang diduga pula mengalami komplikasi gastrointestinal kala terkena COVID- 19.

Tak cuma gejala terkini, para dokter pula melaporkan kedaruratan terdapatnya strains virus terkini dan pergantian pemindahan alhasil virus lebih meluas dan dapat melanda alat vital.

Selanjutnya 4 gejala sangat terkini COVID- 19 yang butuh diwaspadai semacam dilansir laman Times of India.

Pink eye ataupun mata merah muda

Bagi riset di Cina, mata merah belia ataupun konjungtivitis pula dapat jadi tanda COVID- 19. Situasi ini mencakup kemerahan, bengkak dan mata basah. Dalam riset ditemukan kalau dari seluruh kontestan, 12 di antara yang terkena oleh strain virus terkini membuktikan gejala konjungtivitis.

Dari 12, 11 orang dengan gejala konjungtivitis positif COVID- 19 melalui uji swab hidung, dan dari kontestan ini, 2 orang diklaim positif COVID- 19 melalui swab hidung dan mata.

Salah satunya uraian masuk ide dari ketergantungan COVID- 19 dengan mata sepanjang ini merupakan mata dapat mengakibatkan penjangkitan virus di alat pernapasan. Para akademikus menjelaskan, virus dapat beralih ke badan melalui jaringan mukus okular yang terdapat di mata. Tetapi, riset lebih jauh diperlukan pada zona ini untuk mengenali apakah virus dapat pengaruhi pandangan.

Rungu rusak

Kehabisan rungu ataupun suara berdenging di kuping pula dapat jadi tanda peradangan virus corona yang parah. Bagi sebuah riset yang diterbitkan di International Journal of Audiology, terbongkar kalau COVID- 19 dapat mengakibatkan masalah rungu. Mengalami suara berdenging pada salah satu ataupun kedua kuping dikenal dengan sebutan tinnitus.

Sebagian orang bahkan mengalami kehabisan rungu sementara durasi kala terkena. Bagi riset, 7, 6 persen orang yang terkena COVID- 19 mengalami semacam masalah rungu.

Situasi gastrointestinal

COVID- 19 menyebabkan peradangan pada sistem respirasi atas. Jadi, tidak banyak yang menyangkutkan masalah gastrointestinal dengan COVID- 19. Tetapi, dalam sebagian permasalahan, telah diobservasi kalau berak air dan muntah dapat jadi tanda COVID1- 19. Para ahli dalam bidang ilmu kedokteran telah mengingatkan untuk tidak menyepelehkan gejala berak air ataupun muntah di era semacam ini.

Keletihan dan lemas

Lesu yang amat amat dan keletihan pula dikabarkan sebagai tanda dini peradangan COVID- 19. Banyak orang mengalami keletihan yang berlebihan dan lemas saat terkena virus ini. Ini mungkin terjadi karena terdapatnya sitokin, yang membangkitkan sistem kebal sebagai rekasi kepada peradangan apapun di dalam badan. Kala badan melawan peradangan, badan pula dapat amat keletihan.(ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button