Kemenhub Siapkan 6 Koridor BTS Teman Bus di Surabaya

JagatBisnis.com – Kementerian Perhubungan sedang menyiapkan enam koridor Buy The Servive (BTS) Teman Bus di Surabaya, Jawa Timur. Rencananya, akan ada 104 armada bus yang melayani koridor tersebut. Teman Bus juga memberikan layanan sistem informasi melalui aplikasi untuk memastikan posisi bus.

Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat, Suharto mangatakan, kehadiran angkutan massal perkotaan perlu ditingkatkan lagi di Indonesia. Karena dengan angkutan massal perkotaan yang dapat diakses semua masyarakat bisa meningkatkan kualitas layak hidup sebuah kota.

“Kehadiran transportasi umum saat ini, menghasilkan efisiensi pergerakan lalu lintas yang ada di jalan raya di kota-kota besar saat ini, termasuk Surabaya. Kami juga me ngajak semua masyarakat untuk beralih menggunakan angkutan umum,” kata Suharto dalam webinar Pengembangan Angkutan Massal Berbasis Jalan di Kawasan Perkotaan dengan Skema Buy The Service (BTS), Rabu (24/11/2021).

Menurutnya, peran transportasi dalam melayani kebutuhan masyarakat perkotaan dirasa sangat penting. Oleh karena itu Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia merupakan target yang tepat untuk menerima layanan BTS Teman Bus.

“BTS Teman Bus yang akan hadir di Surabaya berjenis bus besar low deck 12 meter. Jam operasional mulai dari pukul 05.00 hingga 22.00. Ke 6 koridor yang akan melayani masyarakat Surabaya dan sekitarnya dalam layanan Teman Bus,” bebernya.

Suharto menuturkan ada beberapa kota yang saat ini sudah mulai menjalankan program BTS Teman Bus, seperti Medan, Denpasar, Palembang, Solo, Yogyakarta, Makassar. Secara rinci, per 22 November 2021, kehadiran Teman Bus secara nasional telah melayani 11,5 juta penumpang dengan 21,460 penumpang harian, total bus yang tersedia yakni 398 bus dan 111 feeder.

“Kami akan tambahkan beberapa fasilitas jalur khusus bus di beberapa kota dengan mempertimbangkan kapasitas BTS merupakan suatu konsep pelayanan angkutan umum yang memastikan headway sekitar 10-15 menit. Load factor juga akan sesuai dengan harapan, pengemudi pun dipastikan akan menjalankan tugasnya sesuai dengan ketentuan kecepatan yang ditentukan yaitu 40 km/jam,” tutupnya. (*/eva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button