Ini Sanksi yang Menanti Jika Warga Arab Saudi Kunjungi Indonesia

JagatBisnis.com – Kementerian Dalam Negara Arab Saudi telah mengingatkan masyarakat Saudi supaya tidak berjalan ke negara- negara yang telah dimasukkan dalam catatan pantangan berjalan baru- baru ini. Pantangan itu menyusul lonjakan permasalahan COVID- 19 dan versi barunya di negara- negara tersebut.

Dalam sebuah statment, Selasa, 27 Juli 2021, pangkal sah di departemen mengatakan kalau berjalan ke negara- negara ilegal ialah pelanggaran kepada instruksi yang diumumkan.

Untuk masyarakat Saudi yang melanggar instruksi yang dikeluarkan oleh daulat sah, hingga akan mendapatkan ganjaran ganjaran berat.

” Siapa juga yang teruji ikut serta akan dikenakan pertanggungjawaban hukum dan ganjaran berat sekembalinya mereka dan akan dilarang berjalan selama 3 tahun,” tutur administratur dilansir SPA

Departemen Dalam Negara dalam pernyataannya meminta masyarakat untuk tidak berjalan dengan cara langsung ataupun tidak langsung ke negara- negara di mana endemi belum dikendalikan dan terdapat permasalahan strain yang bermutasi.

Itu pula menekan masyarakat untuk berjaga- jaga dan menghindar dari wilayah dimana virus menabur, dan mengutip seluruh tindakan pencegahan terbebas dari tujuan mereka.

Semacam diketahui, Arab Saudi meresmikan pantangan penerbangan langsung masuk wilayah Arab Saudi menyusul penyebaran permasalahan COVID- 19 dan versi terkini yang besar untuk 9 negeri, ialah Indonesia, India, Pakistan, Mesir, Turki, Argentina, Brasil, Afrika Selatan dan Libanon.

Arab Saudi melaporkan terdapat 1. 379 permasalahan terkini COVID- 19 pada Selasa, 28 Juli 2021. Alhasil jumlah totalnya jadi 520. 774, termasuk 11. 136 permasalahan aktif. Sedangkan untuk permasalahan kematian terdapat akumulasi 10 kematian terkini, alhasil totalnya mencapai 8. 189.

Sementara penderita membaik sebesar 1. 021 permasalahan alhasil jumlah membaik jadi 501. 449.(ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button