Hingga April 2021, Penerimaan Bea Cukai Jateng DIY Tembus Rp13,44 Triliun

JagatBisnis.com – Sebagai salah satu instansi pemerintah yang memiliki tugas mengumpulkan penerimaan negara, Bea Cukai terus berupaya untuk mencapai target setiap tahunnya. Hal ini ditunjukan oleh seluruh unit Bea Cukai di wilayah Indonesia lewat extra effort dalam mengoptimalkan capaian penerimaan negara, salah satunya oleh Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY.

Hingga 30 April 2021, Bea Cukai Jateng DIY telah berhasil mengumpulkan penerimaan negara sebesar Rp13,44 triliun, yang meliputi cukai sebesar Rp12,83 triliun, bea masuk Rp594,9 miliar, dan bea keluar Rp16,06 miliar.

Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai, Nur Rusyidi menjelaskan bahwa meski baru 29,97 persen dari target APBN 2021 sebesar Rp44,84 triliun, angka tersebut tumbuh 29,64 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (yoy) dan merupakan capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir.

“Penerimaan cukai masih menjadi kontributor terbesar. Hingga April 2021, realisasi penerimaan cukai tumbuh 30,56 persen (yoy) atau naik sebesar Rp3 triliun. Hal ini disebabkan adanya kenaikan tarif rokok tahun 2021 dan pelunasan CK1 2020 yang dibayarkan di 2021,” ungkapnya.

Sektor bea masuk masih terus menunjukan tren positif. Penerimaan hingga April 2021 tumbuh 15,38 persen (yoy) atau naik sebesar Rp79,3 miliar. Tren ini didukung oleh importasi komoditi seperti raw sugar, bahan baku susu, tas, hingga parts kendaraan.

Sayangnya sektor Bea Keluar tidak demikian. Realisasi hingga April mengalami penurunan -36,05 persen (yoy) atau sebesar Rp9,06 miliar. Selain karena lesunya ekspor selama pandemi, hal tersebut juga disebabkan karena penurunan tarif bea keluar atas veneer yang selama ini menjadi komoditi terbesar penyumbang bea keluar, dari 15% menjadi 5%.

Menanggapi hal itu, Kakanwil Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto manaruh harapan dan mengungkapkan apresiasi pada jajarannya mengingat capaian tersebut secara keseluruhan masih dalam tren yang baik dan harus dijaga guna optimalisasi kinerja kedepannya.

“Terima kasih atas capaian yang telah diraih. Saya melihat trennya masih cukup baik, masih on the track. Patut kita jaga dan terus pertahankan. Bagaimana ke depan, sisa dua bulan ke depan untuk menutup semester pertama ini kita lakukan beberapa hal untuk optimalisasi capaian kinerja”, pesan Padmoyo.(srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button