Bea Cukai Batam Tegaskan Tak Butuh Waktu Lama Terbitkan Izin Pemeriksaan Luar Kawasan Pabean

JagatBisnis.com –  Dalam melaksanakan tugas pelayanan kepabeanan, Bea Cukai Batam terus berupaya menorehkan kinerja yang optimal. Kepala Bidang Pelayanan dan fasilitas Pabean Cukai I Bea Cukai Batam, M. Solafudin, pada Rabu (17/11) menegaskan bahwa pihaknya tak butuh waktu lama dalam menerbitkan izin pemeriksaan luar kawasan.

“Dalam hal pelayanan pemeriksaan luar kawasan pabean, Bea Cukai Batam mencatatkan realisasi layanan 1,49 hari kerja dari target 2 hari kerja. Terhitung sejak dokumen disampaikan hingga terbit persetujuan/ penolakan pada sistem aplikasi Izin Online Bea Cukai Batam (ION Beta),” ungkapnya.

Dijelaskan Solafudin, izin pemeriksaan luar kawasan pabean tidak diberikan pada semua komoditas barang. Komoditas dengan karakteristik tertentu saja yang dapat diberikan izin tersebut.

“Izin ini diberikan hanya untuk jenis beberapa komoditas saja, karena barang-barang itu secara kondisi tidak dapat dilakukan pemeriksaan di pelabuhan, seperti barang minyak dan gas, barang konsumsi, minuman mengandung etil alkohol, telepon selular, sparepart, dan sebagainya,” rincinya.

Solahudin pun mengungkapkan selama Oktober 2021, Kantor Bea Cukai Batam telah menerbitkan 122 persetujuan dari 122 permohonan. Pengajuan perizinan pemeriksaan luar kawasan dapat dilakukan melalui aplikasi sistem aplikasi ION Beta. Terdapat 47 perusahaan yang melakukan permohonan, lima di antaranya melakukan perizinnan pemeriksaan luar kawasan secara periodik. Perusahaan tersebut yaitu Sat Nusapersada, Xiaomi Technology Indonesia, Batam Teknik, Wings Abadi, dan Lion Mentari Airlines.

“Kami terus berkomitmen memberikan layanan yang optimal di bidang kepabeanan dan cukai. Segala bentuk peluang untuk mendorong perkembangan industri dan peningkatan ekonomi terus dilakukan. Hal ini semata-mata kami lakukan demi pulihnya kembali perekonomian negara,” tutupnya.(srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button