Acer Luncurkan Laptop dari Daur Ulang Plastik

JagatBisnis.com – Acer merespons perhatian warga dunia terhadap masalah lingkungan dengan meluncurkan laptop Acer Aspire Vero. Uniknya, laptop green PC ini terbuat dari material daur ulang plastik yang telah dipakai konsumen, atau plastik post-consumer recycled (PCR). Pengembangan produk ini merupakan bagian dari misi keberlanjutan dalam segala operasi.

Head of Marketing Acer Indonesia, Fransisca Maya mengatakan sebagian besar komponen laptop terbuat dari material yang ramah lingkungan. Pada bagian sasis, menggunakan plastik PCR sebanyak 30 persen. Sementara bagian kibor terdapat 50 persen elemen plastik PCR yang menghemat sekitar 21 persen emisi lingkungan dari penggunaan plastik murni. Bahkan, 99 persen panel layarnya terbuat panel yang dapat didaur ulang.

“Integrasi material plastik PCR pada laptop ini dilakukan secara menyeluruh. Sehingga mendukung keutuhan desain. Eco-design laptop ini dapat dilihat dari posisi unik tombol R dan E yang diposisikan berlawanan untuk mengingatkan pengguna terhadap proses daur ulang dengan aksen kuning yang trendi,” ungkapnya saat peluncuran laptop Acer Aspire Viro secara virtual, Selasa (26/10/2021).

Dia menjelaskan, struktur honeycomb pada sasis menghasilkan kerangka yang lebih kuat dan permukaan lapisan bertekstur bebas cat menjadikan permukaan sangat lembut. Aksen kuning unik yang dihasilkan dari proses daur ulang dan bermakna ajakan untuk mengurangi polusi.

“Selain material, misi keberlanjutan diwujudkan dalam fitur khusus software VeroSense yang dapat memperpanjang usia baterai dan menghemat penggunaan listrik. Dikemas dalam kotak terbuat dari kertas daur ulang, ini merupakan laptop dengan elemen daur ulang terbanyak di kelasnya,” beber Maya.

Menurutnya, kehadiran laptop eco-friendly ini merupakan wujud komitmen keberlanjutannya dalam operasi dan pengembangan produk. Diharapkan, laptop ramah lingkungan ini dapat mendorong produktivitas penggunanya. Sehingga bisa memulai program Green Deeds yakni ajakan hidup hijau selama 7 hari melalui media sosial pertama di Indonesia.

“Dengan menjalankan misi Earthion, kami berkomitmen untuk terus menjalankan misi hijau dan mengajak para pengguna serta orang-orang sekitar untuk hidup dengan lebih peduli terhadap lingkungan,” tutup Maya. (eva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button