JagatBisnis.com – Mengusung semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Sharp Indonesia kembali menggelar program sosial tahunan “Sharp Bersedekah 2025. Sebagai bagian dari perayaan hari jadinya yang ke-55 tahun, kampanye ini hadir dengan tema “Masak Bareng #DenganHati”, mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam aksi memasak dan berbagi makanan bagi mereka yang membutuhkan.
Tak sekadar membagikan hidangan berbuka, program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat, relawan, dan pemangku kepentingan untuk memasak bersama Chef Muto. Chef yang dikenal dengan keahliannya di dunia kuliner, turut hadir untuk memimpin proses memasak menggunakan produk unggulan ini.
“Kegiatan bersedekah kali ini digelar di tiga titik di Jakarta. Di antaranya, RPTRA Pesona Tipar, Cilincing, Jakarta Utara (14 Maret 2025), RPTRA Harapan Mulia, Kemayoran, Jakarta Pusat (17 Maret 2025) dan Taman Berseri RW 03, Kelapa Gading, Jakarta Utara (18 Maret 2025),” kata Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia, Shinji Teraoka, di Jakarta, Kamis (20/3/2025).
Menurut dia, program ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian sosial di bulan Ramadan. Maka, pihaknya ingin mengajak lebih banyak orang untuk berbagi kebaikan. Karena setiap tindakan kecil dapat membawa perubahan positif bagi sekitar.
“Dengan semangat berbagi dan kepedulian sosial, program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menebar kebaikan, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah,” imbuhnya.
Sementara itu, Marketing Communication Head Division PT Sharp Electronics Indonesia, Martinus Roy Hunto menambahkan, kegiatan bersedekah ini tak berhenti di Jakarta, pihaknya juga menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan 2.000 paket sembako bagi warga terdampak banjir di Bekasi. Bantuan ini merupakan bagian dari Sharp Cares, program CSR yang berfokus pada pelestarian lingkungan, kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.
“Kami ingin memastikan, kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak bencana,” pungkas Martinus. (eva)