Ekbis  

PLN Ajukan PMN Rp 3 Triliun untuk Melistriki 1.092 Desa di Indonesia

PLN Ajukan PMN Rp 3 Triliun untuk Melistriki 1.092 Desa di Indonesia. foto dok web.pln.co.id

JagatBisnis.com – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah mengajukan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 3 triliun untuk tahun 2025. Dana tersebut direncanakan digunakan untuk melistriki 1.092 desa di Indonesia, dalam upaya mendukung target Rasio Elektrifikasi (RE) dan Rasio Desa Berlistrik (RDB) mencapai 100%.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan hal ini dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI. Ia menjelaskan bahwa investasi infrastruktur ketenagalistrikan di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) jauh lebih mahal dibandingkan dengan daerah non-3T. Misalnya, biaya untuk menyambungkan listrik per pelanggan di daerah non-3T berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 2,5 juta, sementara di daerah 3T regional Jawa dan Bali mencapai Rp 18,5 juta per pelanggan. Di wilayah Sumatra-Kalimantan, biaya ini bahkan mencapai Rp 38,7 juta per pelanggan, sedangkan di Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara sekitar Rp 35,3 juta per pelanggan.

Menurut paparan PLN, alokasi dana PMN Rp 3 triliun akan digunakan untuk melistriki sekitar 75.017 pelanggan di 1.092 desa di seluruh Indonesia. Meskipun demikian, PLN menginformasikan bahwa tidak ada alokasi PMN untuk tahun 2023-2024, meskipun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PLN telah menyusun peta jalan pengembangan listrik desa dengan target RDB 100% pada tahun 2024.

Baca Juga :   PLN Targetkan 15.552 Sambungan Listrik Gratis di Jatim

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan akses listrik di wilayah-wilayah terpencil dan mendukung pembangunan infrastruktur dasar di Indonesia. PLN berharap agar dukungan pendanaan melalui PMN dapat mendukung percepatan pencapaian target RDB dan RE secara nasional. (Hky)

MIXADVERT JASAPRO