Berstandar Internasional, Bahasa Indonesia Sudah Diajarkan di 54 Negara di Dunia

jagatbisnis.com – Perkembangan jumlah kosakata dapat meningkatkan status bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) E. Aminudin Aziz dalam keterangan, Selasa (18/6/2024).

Ia menuturkan, pengembangan tersebut melalui cakupan kosakata yang luas cenderung lebih fleksibel dan mampu menyesuaikan dengan berbagai konteks dan situasi.

“Ini membuat bahasa Indonesia lebih mudah digunakan dalam berbagai bidang, seperti ilmu pengetahuan, teknologi, bisnis, dan seni,” katanya.

Kemudian, lanjut dia, dengan kosakata yang banyak memungkinkan penutur untuk mengekspresikan ide, konsep, dan nuansa dengan lebih tepat dan rinci. Sehingga dapat lebih baik dalam menggambarkan konsep-konsep kompleks, yang penting dalam diskusi akademis dan profesional.

“Penerimaan dan pengembangan, bahasa dengan jumlah kosakata yang banyak dapat lebih mudah diterima dan dikembangkan di berbagai komunitas,” terangnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, untuk mewujudkan bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional di 2045, pemerintah melakukan penyebaran bahasa Indonesia ke luar negeri. Bahasa Indonesia saat ini, menurutnya, sudah diajarkan di 54 negara di dunia.

“Hingga 2045 nanti bahasa Indonesia dapat diajarkan di 128 perwakilan RI di 94 negara,” bebernya.

Selain itu, lanjut dia, minat lembaga pendidikan di luar negeri untuk membuka program bahasa Indonesia juga semakin meningkat. Pada 2023, tercatat terdapat 86 universitas di luar negeri yang memiliki program bahasa Indonesia.

“Kampus ini di antaranya Universitas Harvard (Amerika Serikat), Universitas Al Azhar (Mesir), Universitas Viena (Austria), Universitas Sofia (Bulgaria), Universitas Notingham (Inggris), dan Universitas Negeri Moskow (Rusia),” ungkapnya. (Hfz)

MIXADVERT JASAPRO