Ekbis  

PNM Dorong Pemberian Tiga Modal Usaha Agar Nasabah Bisa Naik Kelas

jagatbisnis.com – PT Permodalan Nasional Madani berkomitmen memberikan tiga modal usaha yaitu modal finansial berupa uang untuk usaha, modal finansial berupa pelatihan dan pendampingan serta modal sosial untuk bersama-sama membangun jejaring dan bertukar ide antar sesama anggota.

Melalui program Mekaar pembiayaan kepada nasabah ultra mikro dilakukan secara berkelompok bersamaan dengan pendampingan berkelanjutan.

Salah satunya Elly Ermawati yang merupakan penjual pecel semanggi yang sering mengalami kerusakan bahan baku. Diakui Elly, daun semanggi mudah rusak jika tidak langsung dikonsumsi setelah dipetik.

Baca Juga :   25 Tahun Terus Tumbuh Tuk Bangun Asa, Sederet Komitmen PNM Peduli Bangun Negeri

Ia pun terpikir untuk membuat nastar dengan tambahan daun Semanggi. Daun semanggi kering ia blender hingga menjadi bubuk lalu dicampur dengan adonan nastar.

Perjalanan pertama tidak langsung berjalan mulus. Banyak komplain datang karena rasa pahit muncul dari nastar semanggi buatannya. Elly pun terus mencoba hingga pembelinya memuji rasa nastar yang lezat. Namun, tantangan menjual produk yang tidak biasa dirasakan olehnya.

Baca Juga :   BRI Resmi Menjadi Induk Holding BUMN Ultra Mikro

Sejak bergabung dengan PNM Mekaar, Elly merasakan pertumbuhan yang luar biasa pada usaha Nasgi (Nastar Semanggi) miliknya. Ia sering mengikuti pelatihan pengembangan usaha secara gratis dari PNM dan bertemu orang-orang baru.

Ide kreatif usaha Ibu Elly pun mendapat perhatian dari Direktur Utama PNM Arief Mulyadi dan menjadi juara lomba Pernak-Pernik (Produk Usaha Nasabah Keren dan Unik) dalam Pra HUT PNM yang ke 25.

Baca Juga :   Daya Cipta Nasabah Difabel Mampu Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Arief turut bangga atas perjuangan para nasabah ultra mikro yang semangat berinovasi dan rajin mengikuti program pengembangan usaha yang PNM berikan.

“Nasabah Mekaar perlu mencontoh Ibu Elly, kreatif dan solutif. Tugas kami hanya memberikan program-program yang bisa membantu usaha ultra mikro agar naik kelas, namun tumbuhnya usaha kembali pada perjuangan masing-masing,” ungkap Arief dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/6). (Hfz)

MIXADVERT JASAPRO