Wapres: Biaya Haji Harus Lebih Rasional, Jangan Terlalu Besar Subsidinya

JagatBisnis.com-Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin berharap biaya haji yang ditetapkan pemerintah lebih rasional. Jangan sampai subsidi yang diberikan terlalu besar. Sehingga menggerus dana haji yang dikelola Badan Pengeloa Keuangan Haji (BPKH).

“Menyangkut penangan haji bukan hal gampang dan juga penetapan ongkos lebih rasional,” katanya, dikutip Minggu (8/1/2023).

Wapres mengingatkan agar tidak ada subsidi yang berlebihan dalam biaya haji. Shingga nanti dana haji itu akan tergerus habis pokoknya.

Baca Juga :   Raih WTP, BPKH Memastikan Pembiayaan Dana Haji Aman

“Jangan sampai habis pokoknya, kalau pokoknya habis itu akan menyulitkan yang ke belakang,” tegas Ma’ruf Amin.

Baca Juga :   BAZNAS dan BPKH Salurkan Berkah Qurban 50 Sapi di Seluruh Indonesia

Menurut Wapres, keberlanjutan pengelolaan dana haji, sangat penting. Karena itu, biaya haji harus dirasionalisasi agar tetap bisa berkelanjutan.

Baca Juga :   BPK Temukan Program PC PEN Tidak Tercapai, PKS Minta Diusut Tuntas

Sementara itu, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas berharap Indonesia bisa mendapatkan kuota haji 100 persen pada 2023. Ia pun menghadiri Muktamar Haji yang digelar Pemerintah Arab Saudi pada 5 Januari 2023. (*/eva)