Covid-19 Kian Mengganas di China, Rumah Sakit dan Rumah Duka Penuh

JagatBisnis.com –  Rumah sakit dan rumah duka di Chiba saat ini berada di bawah tekanan kuat. Karena gelombang Covid-19 yang melonjak menguras sumber daya. Dicabutnya pembatasan pandemi corona membuat China menghadapi gelombang baru Covid-19.

China melaporkan tiga kematian baru terkait Covid-19 pada Selasa (27/12/2022), naik dari satu kematian pada awal pekan ini. Angka ini tidak konsisten dengan apa yang dilaporkan oleh rumah duka, serta dengan pengalaman negara-negara yang jauh lebih sedikit penduduknya, pasca dicabutnya pembatasan.

Staf rumah sakit besar di barat daya kota Chengdu, di Huaxi, mengaku pihaknya memang sangat sibuk dengan pasien Covid-19.

Baca Juga :   1.600 Anak Meninggal karena Covid-19, PTM Harus Terapkan Prokes Ketat

Ada antrian panjang di dalam dan di luar bagian gawat darurat rumah sakit dan di klinik demam yang berdekatan pada Selasa malam. Sebagian besar yang tiba dengan ambulans diberi oksigen untuk membantu pernapasan.

Baca Juga :   Muncul Kasus Covid-19 di Solo

Salah satu staf farmasi departemen gawat darurat menjelaskan, hampir semua pasien yang datanf karena mengidap Covid-19. Rumah sakit tidak memiliki stok obat khusus Covid-19 dan hanya dapat menyediakan obat untuk gejala seperti batuk,” ungkapnya.

Baca Juga :   Pandemi COVID-19 Picu Tambah Populasi Yatim Piatu

Salah satu rumah duka terbesar di Chengdu, Dongjiao tempat parkir penuh. Prosesi pemakaman berlangsung konstan saat asap mengepul dari krematorium.

“Sekarang kami harus melakukan ini sekitar 200 kali sehari. Kami sangat sibuk. Karena ada banyak kematian akibat Covid-19 akhir-akhir ini,” terang seorang petugas pemakaman. (*/els)