Dampak Badai Musim Dingin, Kanada Batalkan Ratusan Penerbangan dan Tutup Sekolah

JagatBisnis.com –  Badai musim dingin besar yang melanda Ontario dan Quebec pada Jumat (23/12/2022) menyebabkan pembatalan penerbangan yang meluas dan penutupan sekolah di Kanada. Badai juga memutus aliran listrik ke ratusan ribu pelanggan.

Ahli Lingkungan Kanada memperkirakan angin kencang, hujan salju lebat, dan kemungkinan pembekuan cepat. Sehingga pihaknya mengeluarkan peringatan badai musim dingin untuk sebagian besar Ontario dan Quebec.

“Kita mungkin hanya melihat satu dari badai ini setiap lima atau 10 tahun,” kata ahli meteorologi Lingkungan Kanada, Mitch Meredith. Bahkan, saya hanya melihat beberapa badai seperti ini dalam 20 tahun terakhir,” katanya, seperti dikutip dari AP, Sabtu (24/12/2022).

Baca Juga :   Kanada Perbolehkan Warganya yang Positif COVID-19 Tetap Bekerja

Environment Canada mengatakan, kilat atau tiba-tiba, pembekuan kemungkinan besar terjadi saat hujan berubah menjadi salju lebat pada hari Jumat di beberapa bagian Ontario selatan, menciptakan kondisi berkendara yang berbahaya.

Baca Juga :   68 Penerbangan di Kanada Dibatalkan karena Omicron

Polisi Provinsi Ontario menutup Jalan Raya 401 di barat London pada Jumat pagi, setelah melaporkan beberapa tabrakan. Sementara itu, angin kencang mulai merusak utilitas provinsi. Hydro Quebec mengatakan pemadaman mempengaruhi lebih dari 225.000 pelanggan.

Hydro One, utilitas listrik terbesar di Ontario, mengatakan sekitar 45.000 pelanggan tidak memiliki listrik pada pukul 11.00. Hydro Ottawa mengatakan 25.000 pelanggan tidak memiliki listrik, terutama karena cabang kabel yang putus. Di Quebec, banyak wilayah diperkirakan akan menerima campuran salju lebat, hujan, dan angin kencang.

Baca Juga :   Omicron Melonjak, Kanada Kekurangan Tenaga Medis

Badai itu membatalkan rencana perjalanan liburan bagi ribuan orang karena maskapai membatalkan penerbangan terlebih dahulu, dengan lebih banyak gangguan yang diperkirakan terjadi. (*/els)