Dikepung Kabut Asap Beracun, Sekolah di New Delhi Diliburkan

JagatBisnis.com-Sekolah-sekolah Dasar di ibu kota India, New Delhi akan ditutup untuk melindungi anak-anak dari kabut asap beracun yang mencekik kota besar berpenduduk 20 juta orang itu. Hal itu disampaikan pihak berwenang setempat, Minggu (6/11/2022).

Seperti dilaporkan AFP, asap dari petani yang membakar tunggul tanaman, knalpot kendaraan, dan emisi pabrik membuat New Delhi berada dalam kepungan kabut abu-abu yang mematikan. Kondisi ini terjadi di setiap musim dingin.

Menurut perusahaan pemantau IQAir.
Jumat (4/11/2022), tingkat partikel PM2.5 paling berbahaya sangat kecil. Sehingga mereka dapat memasuki aliran darah hampir 25 kali lipat maksimum harian yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia.

Baca Juga :   Kebakaran di Balai Kota Bandung, Terlihat Asap Membubung Tinggi

Sementara itu, Kepala Menteri Delhi Arvind Kejriwal, Sekolah Dasar ditutup mulai Sabtu (5/11/2022) sampai situasi polusi membaik. Hal itu dilakukan karena pihaknya tidak ingin ada anak yang menderita akibat kabut asap berbahaya itu. Padahal, kabut asap itu ada karena puluhan ribu petani di seluruh India utara membakar ladang pada awal setiap musim dingin untuk membersihkan tunggul tanaman dari sawah yang baru dipanen.

Baca Juga :   Kebakaran di Balai Kota Bandung, Terlihat Asap Membubung Tinggi

“Kejadian ini menjadi permainan yang menyalahkan dan saling tuding atas tanggung jawab untuk mengatasi kabut asap. Padahal itu tidak akan membantu dalam mencari solusi. Kita bisa menyalahkan mereka, dan mereka bisa menyalahkan kita, tapi itu tidak akan menghasilkan apa-apa,” katanya. Oleh sebab itu, butuh solusi. Pada hari mereka mendapatkan solusi, mereka akan berhenti membakar jerami,” tambah Kejriwal. (*/els)