2.803 Kendaraan Mudik Disuruh Putar Balik di Jatim

JagatBisnis.com – Sebanyak 2. 803 alat transportasi berbagai jenis dituntut putar balik oleh aparat kombinasi di sejumlah titik penyekatan di Jawa Timur pada hari awal pemberlakuan pantangan mudik pada Kamis, 6 Mei 2021, sejak jam 00. 00 hingga 24. 00 Wib. Mayoritas alat transportasi yang diputarbalik yakni alat transportasi individu cakra 4.

Berdasarkan informasi yang didapat dari Kepolisian Wilayah Jawa Timur, 2. 803 alat transportasi yang diputarbalik itu terdiri dari alat transportasi cakra 2 sebesar 1. 195 bagian, alat transportasi cakra 4 individu sebesar 1. 200 bagian, alat transportasi jenis bis sebesar 62 bagian, alat transportasi travel sebesar 243 bagian, dan alat transportasi jenis yang lain sebesar 103 bagian.

Ribuan alat transportasi itu terjebak aparat di titik- titik penyekatan, paling utama di pinggiran.“ Itu kegiatan putar balik alat transportasi Pembedahan Ketupat- 2021 rentang waktu bertepatan pada 06 Mei 2021 dengan jumlah pemudik sebesar 4. 675 orang,” tutur Kabid Humas Polda Jatim Kombes Angket Gatot Repli Handoko melalui catatan pendek pada Jumat, 7 Mei 2021.

Beberapa pemudik yang melanggar dites COVID- 19 dan hasilnya 3 pemudik positif dan 358 minus COVID- 19. Satu pemudik yang positif setelah itu diisolasi di rumah sakit, dan 2 pemudik yang positif pengasingan mandiri. Terdapat pula 16 pemudik yang melanggar diisolasi di tempat yang diadakan.

Sebelumnya dikabarkan, sebesar 15. 212 aparat kombinasi dikerahkan dan disebar di semua kabupaten atau kota di Jawa Timur dalam bagan Pembedahan Kupat Semeru 2021 dalam bagan penjagaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Mereka pula dikerahkan di titik- titik penyekatan dalam bagan pemberlakuan pantangan mudik untuk menghindari penjangkitan COVID- 19 pada 6- 17 Mei 2021.

Rinciannya, 1. 065 personel dari Polda Jatim, 9. 381 personel dari 39 Polres Barisan, 1. 420 anggota Tentara Nasional Indonesia(TNI) sampai 3. 346 personel dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka sampai Jasa Makmur.

” Mobilisasi personel itu akan di ploting dalam bagan penyekatan di 9 titik wilayah pinggiran provinsi dan 20 titik dalam provinsi dan di 45 pintu tol yang terdapat di wilayah Jawa Timur,” tutur Kepala Kepolisian Wilayah Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi Nico Afinta dalam kegiatan Apel Gerombolan Pembedahan Kupat Semeru 2021 di Alun- alun Markas Polda Jatim di Surabaya pada Rabu, 5 Mei 2021.

Nico menjelaskan, personel itu akan ditempatkan di 381 pos penyekatan untuk mengestimasi warga yang masih bernazar dan akan mudik, 1. 536 pos penjagaan untuk melakukan penjagaan terkait kendala Kamtibmas dan Kamseltibcar lalu, dan 596 pos pelayanan, dan 180 pos terstruktur untuk melakukan penjagaan di pusat kemeriahan, pusat belanja, stasiun, halte, lapangan terbang, dermaga, tempat darmawisata.(ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button