Zainudin Ternyata Konsumsi Narkoba Sebelum Jambret Nenek Tan

JagatBisnis.com –  Terdakwa permasalahan penjambretan di Tamansari Jakarta Barat kepada seorang nenek ataupun perempuan berumur, Zainudin( 35) diketahui positif narkoba.

Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Bismo Konsisten mengatakan perihal itu diketahui setelah dilakukan uji air kemih pada terdakwa.

Berita Terkait

” Pada saat dilakukan penahanan dan cek kemih hasilnya positif,” ucap Bismo saat luncurkan permasalahan di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis 25 Maret 2021.

Bismo menjelaskan, terdakwa menggunakan narkoba pada saat saat sebelum penahanan.” Penggunaannya pasti saat sebelum terjebak sudah maanfaatkan narkotika” ucap Bismo.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Metro Halaman Ekstrak, AKP Lalu Musti Ali mengatakan, uang yang digunakan terdakwa dari hasil membebal digunakan untuk membeli narkoba dan untuk kebutuhan tiap hari.

” Awal hasilnya itu untuk beli narkotika, untuk kebutuhan tiap hari, setelah itu untuk tolong ibunya untuk penyempuraan rumah. Alhasil uang hasil kejahatannya itu digunakan untuk itu,” ucapnya.

Lalu menjelaskan, dalam setiap aksi penjambretan, terdakwa senantiasa mengincar korban yang sudah dewasa, alhasil mungkin melawan saat dijambret itu kecil dan terdakwa pada umumnya menjambret tas korban.

” Alhasil lazim ia ibu- ibu yang berangkat ataupun kembali dari pasar. Pada umumnya ia( terdakwa) membebal tas,” ucapnya.

Sementara untuk permasalahannya, pelaku dikenakan artikel 365 KUHP tentang perampokan diiringi kekerasan dengan bahaya ganjaran 5 tahun bui.

Diketahui sebelumnya viral film Kamera pengaman seorang perempuan lanjut usia jadi korban membebal di Jalur Wangi Manis, Tamansari, Jakarta Barat.

Perempuan bernama Tan Siyatmi( 63) itu dijambret oleh juru mudi motor yang membuat anak dan istrinya yang sedang berbadan dua 5 bulan. Mirisnya, Tan Siyatmi sampai jatuh tersungkur karena tasnya ditarik menuntut juru mudi motor itu. (ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button