We Love Bali, Pesona Sunflowers Garden Belayu Tabanan

jagatBisnis.com – Sunflowers Garden yang berlokasi di Banjar Batannyuh, desa Batannyuh, Belayu, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan Bali, saat ini menjadi tujuan wisata yang diminati oleh wisatawan. Lokasinya sangat strategis di pinggir jalan raya, sehingga mudah dijangkau oleh pengunjung.

Sunflower Garden merupakan destinasi wisata ungulan Desa Belayu. Tempat wisata ini baru dibuka pada Desember 2018. Lokasi yang cukup strategis ini mengakibatkan banyak pengunjung yang berdatangan ke Sunflower Garden belayu.

Sunflower Garden menyajikan pesona pemandangan yang asri dengan kebun bunga yang luas ditambah spot selfie yang unik menjadikan tempat ini salah satu tempat yang wajib dikunjungi. Tempat ini sangat cocok dijadikan tujuan utama jalan-jalan di akhir pekan.

Pengunjung Sunflowers Garden saat ini masih didominasi oleh warga lokal, terutama para kawula muda. Pengunjung bisa mengabadikan kenangan wisata mereka di tempat ini, apalagi menjadi salah satu tujuan tempat wisata baru di Bali, akan memberikan kenangan yang indah bagi anda, apalagi ketika bunga-bunga tersebut mulai bermekaran, akan menampilkan nuansa alam romantis, dramatis dan memesona.

Sunflower Garden Belayu memanfaatkan lokasi persawahan yang tidak produktif atau tidak terkena irigasi. Dimanfaatkan oleh warga yang kreatif sehingga dijadikan sebuat taman bunga dengan spot selfie yang menarik dan kekinian.

Sunflowers garden sebagai tempat wisata baru terus mendapat penataan dari pengelola, sehingga ke depannya akan terus lebih baik, termasuk sarana dan wahana lain yang lebih lengkap. Saat ini tempat ini juga sudah di lengkapi warung makanan dan minuman, sejumlah tempat bersantai, ada juga arena bermain untuk untuk anak. Kunjungan wisatawan akan lebih ramai saat weekend atau liburan hari raya. Harga tiket masuk Rp 10.000/orang dewasa dan Rp 5.000/anak.

Namun hal penting yang perlu diketahui juga, Sunflower garden ini tidak selamanya menghadirkan tanaman bunga matahari, karena waktu-waktu tertentu, bunga matahari tersebut mati, sehingga anda tidak bisa menemukan bunga matahari sama sekali, dan anda bisa menyaksikan bunga-bunga lain yang juga tumbuh dengan baik di kawasan ini. Sebagai penggantinya anda bisa menikmati keindahan bunga Celosia yang cocok di dataran rendah dan didatangkan dari Gunung Kidul, bunga tersebut berwarna ada yang berwarna kuning, biru, hijau dan merah.

Bapak Nyoman Triana pemilik taman wisata Sunflower Garden mengatakan, “Sebelum pandemi Covid-19 pengunjung Sunflower Garden bisa mencapai ratusan orang di hari libur, pada saat pandemi sempat ditutup dan dibuka kembali pada bulan otober 2020. Saat ini wisatawan yang berkunjung mulai tumbuh. Apalagi setelah adanya program We Love Bali, saya berharap akan membatu mendatangkan wisatawan ke Desa Belayu khususnya Sunflower Garden.”

“Sejalan dengan program Kemenparenkraf We Love Bali & CHSE yaitu cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan) dan environment friendly, Sunflower Garden di masa pandemi ini telah menerapkan protokol kesehatan. Hal ini juga selaras dengan konsep tradisi masyarakat Bali Tri Hita Karana yg bermakna tiga hal yang membuat hidup menjadi nyaman. Pertama hubungan antar sesama manusia, kedua hubungan manusia dengan lingkungan/alam dan ketiga hubungan kita dengan Tuhan. Terutama di masa sekarang ini semua harus selaras. Saya berharap dengan adanya program We Love Bali akan mendatangkan lebih banyak wisatawan ke Bali,” tutup Nyoman Triana.(saf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button