Wagub Sampaikan 4 Raperda Perseroan BUMD DKI

JagatBisnis.com – Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, menggantikan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, mendatangi sekalian menyampaikan Konsep Peraturan Wilayah( Raperda) dalam Rapat Sempurna DPRD Provinsi DKI Jakarta, pada Rabu( 9 atau 6).

Dalam sempurna itu, Wagub Ariza menyampaikan 4 Konsep Peraturan Wilayah( Raperda) terkait Perseroan Wilayah dan BUMD DKI Jakarta.

Keempat Raperda itu sebagai selanjutnya:

Pergantian Peraturan Wilayah Nomor 10 Tahun 2018 Terbatas tentang Perseroan Jakarta Propertindo( Perseroan Wilayah);

Pergantian Peraturan Wilayah Nomor 5 Tahun 2004 tentang Pergantian Wujud Badan Hukum Industri Wilayah Darmawisata Niaga Berhasil Wilayah Spesial Ibukota Jakarta dan Yayasan Balai Berhasil Raya jadi Perseroan Terbatas Jakarta Tourisindo dan Pelibatan Modal Penguasa Provinsi DKI Jakarta pada Perseroan Terbatas Jakarta Tourisindo;

Pergantian Peraturan Wilayah Industri Wilayah Air Minum DKI Jakarta( PAM Berhasil);

Pergantian Peraturan Wilayah Industri Wilayah Pengurusan Air Kotoran( Batu) DKI Jakarta.

Pada peluang awal, Wagub Ariza menyampaikan Raperda tentang Perseroan Terbatas Jakarta Propertindo ataupun Jakpro( Perseroan Wilayah). Jakpro merupakan BUMD yang dibangun berdasarkan Peraturan Wilayah Nomor 12 Tahun 2004, begitu juga telah sebagian kali diganti, terakhir Peraturan Wilayah Nomor 10 Tahun 2018.” Hingga dengan saat ini, Jakpro telah melaksanakan berbagai upaya di bidang properti, prasarana, faedah dan teknologi informasi komunikasi,” ucapnya.

Dalam kemajuannya, Jakpro tidak hanya melakukan kegiatan industri pula menguntungkan, melakukan pengutusan dari Pemprov DKI Jakarta, antara lain:

1. Menggantikan DKI Jakarta untuk menyambut hak wilayah sebesar 10% dari pendapatan gulungan Migas untuk Wilayah Kegiatan South East Sumatra( WK- SES);

2. Membuat stadion berolahraga bertingkat global, yang dikenal dengan Stadion Jakarta Global Ambang( JIS).

” Terkait dengan kedua perihal itu, hingga butuh dilakukan pergantian Peraturan Wilayah Nomor 10 Tahun 2018 tentang PT. Jakarta Propertindo( Perseroda),” ucapnya lebih lanjut.

Berikutnya, Wagub Ariza menyampaikan uraian Raperda tentang Perseroan Terbatas Jakarta Tourisindo ataupun Jaktour. PT. Jakarta Tourisindo diharapkan bisa berfungsi lebih besar dalam bidang pariwisata, dengan membuat ekosistem pariwisata DKI Jakarta yang berintegrasi dan berkepanjangan.

” Dengan pengembangan zona pariwisat, a diharapkan bisa mendongkrak perkembangan ekonomi wilayah dan memberikan partisipasi kepada keselamatan warga yang lebih besar. Berikutnya, begitu juga mandat Peraturan Penguasa Nomor 54 Tahun 2017 tentang Bdan Upaya Kepunyaan Wilayah, butuh dilakukan adaptasi status wujud badan hukum Perseroan yang dicocokkan nomenklaturnya jadi Perseroan Wilayah( Perseroda),” cakap Wagub Ariza.

Dalam pemaparannya yang ketiga, Wagub Ariza menyampaikan rencana Pergantian Perda Industri Wilayah Air Minum DKI Jakarta jadi Perda tentang Industri Biasa Wilayah Air Minum Provinsi DKI Jakarta( Perumda PAM Berhasil).” Tujuan utama PAM Berhasil merupakan melakukan seluruh upaya yang berkaitan langsung dengan penyediaan dan pembagian air minum yang penuhi syarat- syarat kesehatan dan pelayanan yang bagus untuk warga, dengan berdasar pada prinsip- prinsip ekonomi industri,” ucapnya.

Tetapi, bersamaan dengan lalu bertambahnya jumlah penduduk dan aktivitas kota, hingga kebutuhan air bersih pula lalu bertambah. Untuk tingkatkan jangkauan pelayanan air minum dalam pelampiasan kebutuhan warga dan memberikan khasiat untuk kemajuan perekonomian dan kemampuan wilayah berdasarkan aturan mengurus industri yang bagus, hingga dibutuhkan ekspansi lingkup kegiatan upaya PAM Berhasil. Wagub Ariza juga menambahkan, begitu juga mandat Peraturan Penguasa Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Upaya Kepunyaan Wilayah, butuh dilakukan adaptasi nomenklatur Industri Wilayah yang dicocokkan jadi Industri Biasa Wilayah.

Dalam ulasan ke 4, Wagub Ariza menyampaikan uraian Peraturan Wilayah tentang Industri Biasa Wilayah Pengurusan Air Kotoran Berhasil( Perumda Batu Berhasil).” Berdasarkan Peraturan Wilayah Nomor 7 Tahun 2014 itu, PD Batu Berhasil memiliki tujuan untuk menolong dan mendukung kebijaksanaan biasa Penguasa Provinsi DKI Jakarta dalam bagan tingkatkan keselamatan warga dengan memberikan jasa pelayanan dengan pengurusan air kotoran termasuk distribusi, pengumpulan, perawatan dan pengolahannya. Bersamaan dengan rencana pengembangan industri dan layanan itu, hingga Batu Berhasil butuh meluaskan kegiatan usahanya,” tuturnya.

Wagub Ariza juga menambahkan, dengan berlakunya Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Rezim Wilayah dan Peraturan Penguasa Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Upaya Kepunyaan Wilayah, hingga butuh diterbitkan Peraturan Wilayah Mengenai Pendirian BUMD sebagai adaptasi atas kedua ketentuan itu. Perihal ini legal pula untuk PD Batu Berhasil yang saat ini masih bernama Industri Wilayah merujuk pada alas Undang- Undang Nomor 5 Tahun 1962 yang telah dicabut dan diklaim tidak legal lagi. Nomenklatur Industri Wilayah( PD) akan dicocokkan jadi Industri Biasa Wilayah( Perumda) sebagai salah satu wujud BUMD dengan kepemilikan seluruhnya oleh Pemprov DKI Jakarta.

Dalam peluang ini, Wagub Ariza ikut menyampaikan penghargaan pada para Arahan dan Anggota DPRD DKI Jakarta yang muncul dalam penyampaian Raperda Provinsi DKI Jakarta. Setelah itu, Wagub Ariza memberikan dengan cara simbolis 4 Raperda itu pada Delegasi Pimpinan DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi.

” Insya Allah esok akan diulas, dicermati, dan jadi panorama alam bagian bagian. Mudah- mudahan dengan Raperda ini esok kemampuan BUMD( terkait) jadi lebih bermutu, Insya Allah. Setelah ini, akan diulas di Bapemperda dan lalu didiskusikan, mudah- mudahan tahun ini berakhir,” cakap Suhaimi saat memberikan keterangan pers usai Rapat Sempurna.(ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button