Turun ke Level 3, Wali Kota Depok: Kegiatan Ekonomi Kembali Jalan

JagatBisnis.com –   Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan kalau saat ini Pemberlakuan Pemisahan Kegiatan Warga( PPKM) di Depok telah terletak pada tingkat 3 dari sebelumnya tingkat 4.

Dengan cara ketentuan, tutur Idris, PPKM tingkat 3 akan lebih longgar dibanding dengan tingkat 4.“ Dengan menyusutnya tingkat Depok, sejumlah kegiatan ekonomi bisa kembali berjalan,” tutur Idris diambil dari web sah Penguasa Kota Depok, Senin, 23 Agustus 2021.

Idris mengatakan, salah satu akibat yang akan terasa dari pelonggaran ini merupakan memulihnya ekonomi di Kota Depok dan tingkatkan Pemasukan Asli Wilayah( PAD) Kota Depok dari harus pajak.“ Semoga ini bisa dilindungi dan berjalan semacam ini lalu,” tutur Idris.

Tetapi sedemikian itu, lanjut Idris, tetap terdapat pemisahan dan ketentuan yang diaplikasikan oleh penguasa selama penerapan PPKM, kuncinya tentang aplikasi aturan kesehatan pada sektor- sektor upaya.

” Untuk itu, usaha- usaha yang sebelumnya tutup pada PPKM Tingkat 4 kemarin, saat PPKM Tingkat 3 ini dibuka kembali dengan prokes yang kencang. Termasuk plaza di Depok pula sudah dibuka, tetapi tetap dibatasi 50 persen dari kapasitas,” ucap Idris.

Idris berambisi supaya aturan kesehatan pada tingkatan warga lalu dijalani, supaya laju permasalahan yang saat ini mulai bisa teratasi, dapat lalu terjadi dan mengawali untuk hidup wajar.

“ Situasi edaran permasalahan COVID- 19 di Kota Depok saat ini mulai berangsur pulih. Ruang Instalasi Berbahaya Gawat( IGD) di sebagian rumah sakit sudah mulai kosong,” tutur Idris.

Rumah Sakit Biasa Wilayah( RSUD) Kota Depok juga mulai dapat bernafas lapang karena dari 2 lantai yang direncanakan menjaga penderita COVID- 19, saat ini cuma bermukim sebagian orang yang masih menempuh pemeliharaan.

“ Saat ini daya kesehatan dapat rehat kembali. Tetapi jangan hingga mereka kebobolan lagi karena masyarakat yang tidak patuh,” tutur Idris. (pia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button