Tingkatkan Pelayanan Bagi Masyarakat, Bea Cukai Aktif Berikan Edukasi Kepabeanan

JagatBisnis.com – Untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, Bea Cukai secara aktif melaksanakan edukasi terkait bidang kepabeanan. Edukasi ini diberikan melalui talkshow/sosialisasi baik secara langsung, ataupun lewat daring, serta lewat stasiun radio. Pada kesempatan ini, Bea Cukai melaksanakan edukasi di Banda Aceh, Purwakarta, dan Bandung.

“Topik yang dibahas pun beragam, seperti Bea Cukai Banda Aceh yang melakukan kunjungan ke Disperindag pada Kamis (21/10) lalu, itu membahas terkait asistensi prosedur barang bawaan penumpang ke luar negeri, untuk dipamerkan lalu akan dibawa kembali. Seperti yang tertera pada Peraturan Dirjen Bea Cukai Nomor PER-09/BC/2018 tentang Penumpang dan Awak Sarana Pengangkut. Hal ini juga sejalan dengan Pemerintah Aceh yang akan mengikuti Pameran Expo 2020 di Dubai untuk memperkenalkan produk unggulan UMKM yang ada di Aceh,” papar Tubagus Firman Hermansjah, Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi.

Firman menambahkan bahwa Pameran Expo tersebut akan berlangsung mulai hingga 30 Maret 2022, dan diikuti oleh 192 negara. UMKM dari Aceh berpartisipasi pada rolling exhibition mulai 29 Oktober hingga 04 November 2021, dan akan memamerkan 76 produk dari berbagai macam kategori. Bea Cukai memberikan fasilitas pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor bagi penumpang yang membawa barang untuk keperluan pameran di luar negeri.

Selain itu, Bea Cukai Purwakarta melaksanakan talkshow bersama Radio Pro 93.1 FM Purwakarta membahas mengenai IMEI. Lewat program Gelar Wicara dibahas mengenai pentingnya registrasi IMEI bagi seluruh pengguna gawai. Firman mengungkapkan bahwa melalui kegiatan ini, Bea Cukai berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terkait registrasi IMEI.

Sementara KPU Bea Cukai Soekarno Hatta mengedukasi masyarakat terkait prosedur impor vaksin serta peran Bea Cukai dalam percepatan distribusi vaksin ke daerah. Digelar secara hybrid, kegiatan ini berlokasi di PT BioFarma Bandung, dan hadir sebagai narasumber Kepala KPU Bea Cukai Soekarno Hatta, Finari Manan, Direktur Hubungan Kelembagaan Biofarma, Sri Harsi Teteki, dan Direktur Tata Kelola Obat Publik danan Perbekalan Kesehatan, Kementerian Kesehatan, dr. Wiendra Waworuntu M.Kes.

“Pada kegiatan ini dipaparkan mengenai prosedur pengadaan dan distribusi vaksin sesuai Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020. Serta dibahas pula upaya pemerintah dalam menangani pandemi, seperti Bea Cukai yang turut andil memberikan fasilitas penanganan segera untuk importasi vaksin di bandara, juga fasilitas fiskal dalam bentuk pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor,” jelas Firman.

Harapan selanjutnya, kegiatan edukasi bagi masyarakat terkait kepabeanan dapat terus berjalan di berbagai daerah, dan meningkatkan kepatuhan masyarakat. Serta dapat mengoptimalkan pelayanan Bea Cukai dalam rangka mendukung pemulihan perekonomian di tengah pandemi.(srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button