Tingkat Kesembuhan Pasien COVID-19 di Jakarta 93,1 Persen

JagatBisnis.com –  Kepala Bidang Pencegahan dan Pengaturan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, jumlah permasalahan afirmasi positif dengan cara keseluruhan di Jakarta hingga Senin 15 Februari 2021 sebesar 317. 432 permasalahan.

” Dari jumlah keseluruhan permasalahan itu, keseluruhan orang diklaim telah membaik sebesar 295. 623 dengan tingkatan kepulihan 93, 1 persen, dan keseluruhan 4. 940 orang meninggal bumi dengan tingkatan kematian 1, 6 persen, sedangkan tingkatan kematian Indonesia sebesar 2, 7 persen,” tutur Dwi di Jakarta, Senin, 15 Februari 2021.

Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta, dilakukan uji PCR sebesar 12. 314 ilustrasi. Dari jumlah uji itu, sebesar 10. 714 orang yang dites PCR Senin untuk mendiagnosis permasalahan terkini dengan hasil 1. 879 positif dan 8. 835 minus.

” Untuk rate uji PCR keseluruhan per 1 juta penduduk sebesar 272. 683. Jumlah orang yang dites PCR seminggu terakhir sebesar 92. 915,” terangnya.

Ada pula jumlah permasalahan aktif di Jakarta turun sebesar 251 permasalahan, alhasil jumlah permasalahan aktif hingga hari ini sebesar 16. 869( orang yang masih dirawat atau pengasingan). Untuk positivity rate ataupun persentase permasalahan positif seminggu terakhir di Jakarta sebesar 22 persen, sedangkan persentase permasalahan positif dengan cara keseluruhan sebesar 10, 9 persen. World Health Organization pula memutuskan standar persentase permasalahan positif tidak lebih dari 5 persen.

Pada aplikasi kembali PSBB era Peralihan, Pemprov DKI Jakarta menganjurkan, untuk warga yang mau merambah wilayah Jakarta untuk melakukan pengecekan mandiri COVID- 19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI. Melalui JakCLM, warga bisa mengenali resiko COVID- 19 dan mendapatkan berbagai saran kesehatan sesuai dengan resiko yang dipunyai.

” Partisipasi warga dalam pengisian JakCLM bisa menolong Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahaan penyebaran permasalahan COVID- 19 di Jakarta,” tuturnya.

Melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, penindakan atas pelanggaran pemakaian masker dan pendataan novel pengunjung pula akan digencarkan, sedemikian itu pula dengan wujud pelanggaran- pelanggaran PSBB yang lain.

” Alhasil, harapannya, warga bisa lebih patuh mempraktikkan aturan kesehatan dan ikut ikut serta dalam memutuskan mata kaitan penjangkitan COVID- 19,” tuturnya.

Hingga, butuh diketahui senantiasa untuk mencermati dan melaksanakan prinsip- prinsip ini dalam beraktifitas tiap hari untuk tetap bermukim di rumah dan tidak pergi bila tidak terdapat keperluan menekan, senantiasa jalankan 3M: Mengenakan masker dengan betul, Melindungi jarak nyaman 1, 5- 2 meter, dan Membersihkan tangan dengan sabun dan air mengalir dengan cara teratur.

Semua kegiatan yang diizinkan bekerja wajib dalam kapasitas maksimal 50 persen dan melaksanakan aturan kesehatan dengan kencang dan ingatkan sesama untuk senantiasa mempraktikkan aturan kesehatan.

” Pemprov DKI Jakarta pula masih membuka peluang untuk warga memberi dengan sesama yang menginginkan dorongan karena terdampak endemi COVID- 19 dalam program Kerja sama Sosial Bernilai Besar ataupun KSBB,” tuturnya. (ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button