Sosok Pahlawan Tersembunyi Sekolah Cendekia BAZNAS

JagatBisnis.com –  Pahlawan tidak selalu berorientasi pada seseorang yang berhasil menciptakan gerakan besar untuk negaranya. Sosok pahlawan yang sesungguhnya yaitu pahlawan yang bekerja dengan sepenuh hati agar bermanfaat bagi setiap orang. Walaupun manfaatnya tidak berdampak besar. Seperti apa yang dilaksanakan Agung Cahyana, Teknisi Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB).

Setiap pagi dia mengisi Water Treatment Plant agar air tersedia di lingkungan SCB. Dia sudah mengurus instalasi pengolahan air ini sejak 2018.

Instalasi pengolahan air ini mampu memenuhi kebutuhan siswa-siswi SCB dan tenaga didik. Dirinya selalu mengecek persediaan air dan sarana elektronik yang ada di SCB. Secara tidak langsung peran teknisi seperti Agung ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan siswa-siswi SCB.

Saat ditemui di instalasi pengolahan air, Kamis (17/6), Agung Cahyana sedang menyiapkan bahan-bahan untuk pembersih air yang berasal dari Sungai Cianten. Satu persatu alat pengolah air dia pastikan sudah menyala. Berkat keuletannya dalam merawat pengolahan air ini dengan baik, ketersediaan air selalu cukup di Sekolah Cendekia BAZNAS.

Dirinya bersyukur bisa bekerja di Sekolah Cendekia BAZNAS, karena selama dua tahun bekerja dia dapat membantu menghidupi keluarganya di Kuningan, Jawa Barat. Selain itu menurutnya banyak ilmu yang bermanfaat karena dia selalu berbagi pengalaman selama berada di lingkungan SCB.

”Alhamdulillah bekerja disini sangat membantu sekali. Saya dapat membantu orang tua yang ibaratnya sudah sepuh. Terus kerja di sini paling nyaman, paling enak dibandingkan sebelum-sebelumnya,” ujarnya.

Terkadang ada beberapa kendala seperti kerusakan yang membutuhkan waktu, dan tidak bisa dilakukan sendirian, tapi dia selalu semangat menyelesaikan tanggung jawabnya.

Kendala lainnya dia selalu menemukan beberapa fasilitas seperti keran air yang rusak disebabkan beberapa siswa. Karena itu dia selalu mengimbau siswa untuk lebih menjaga fasilitas sekolah dan asrama di SCB.

Menurutnya siswa-siswi SCB baik, sopan, adabnya walaupun ada beberapa yang sedikit-sedikit ngeyel. Ia mewajarkan itu karena masih remaja. Dirinya menambahkan siswa-siswi SCB hafalannya bagus dan mereka siswa-siswa pintar.

Oleh karenanya dia akan memberikan pelayanan terbaik agar ketersediaan air dan listrik dapat lancar, sehingga membuat siswa nyaman belajar.(HAB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button