SOS Alert, Label Darurat di Google untuk Tandai Lokasi Banjir di Pulau Jawa

JagatBisnis.com – Maraknya informasi banjir yang beredar di internet, membuat Google memutuskan memberikan label darurat, yakni SOS Alert pada setiap kata kunci yang berkaitan dengan hal tersebut. Misalnya, bisa dicoba mencari di Google Search dengan memasukan kata kunci “banjir hari ini”, “banjir Jawa”,m dan “Java flood”. Kemudian, Google akan menampilkan sejumlah hasil yang berkaitan, seperti berita terkini hingga peta wilayah yang terdampak.

“SOS Alert berfungsi untuk membuat informasi darurat lebih mudah diakses selama krisis. Pembaruan ini dapat mencakup nomor telepon dan situs darurat, peta, terjemahan frasa berguna, peluang donasi, dan banyak lagi,” tulis Google seperti dilansir dari laman resmi Support Google, pekan lalu.

Dijelaskan, peringatan darurat atau SOS Alert ini biasa diberikan Google untuk mempermudah memberikan akses informasi darurat ketika terjadi krisis yang disebabkan manusia atau alam. Untuk memberikan informasi darurat, Google mengumpulkan konten yang relevan dan otoritatif dari web, media sosial, dan produk Google lainnya. Informasi itu lalu disorot lewat Google Search dan Maps.

“Kami juga mengumpulkan informasi dari produk dan layanan Google lainnya, seperti Google Berita, Google Maps, Waze, dan sebagainya,” ungkap Google m.

Menurutnya, Google juga akan menampilkan sejumlah hasil pencarian yang berkenaan dengan kejadian darurat tersebut, seperti berita terkini hingga peta wilayah yang terdampak. Tapi informasi yang muncul bergantung pada seberapa krisis dan lokasi bencana. Pengguna bisa melihat pembaruan informasi dari otoritas lokal, nasional, atau internasional.

“Selain menampilkan titik banjir, Google juga menampilkan beberapa halaman dan akun media sosial resmi pemerintah untuk memantau informasi terkini seputar banjir dan melihat akses mana saja yang terhambat akibat banjir. Pengguna juga bisa mengakses “lihat pembaruan terkini” yang akan dihubungkan ke laman pencarian Google yang akan menampilkan informasi terbaru tentang banjir yang dimuat media online,” imbuh Google. (esa/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button