Santri SMK Ponpes Bhakti Nugraha Diajak Berkreasi Menghias Kemasan Makanan

JagatBisnis.com – Untuk bisa memenangkan persaingan dan menarik pembeli, kemasan menjadi poin selling penting ketika seseorang akan memulai menjadi pebisnis, khususnya produk kuliner. Tentunya, semua itu bertujuan untuk meningkatkan harga jual.

Demikianlah diungkapkan perwakilan dari brand Rembulan Perak Etnic Around The World, Budi Hartono pada acara JagatBisnis. com Berbagi dan Pelatihan Entrepreuneur Bersama Santri Yatim, Pondok Pesantren Bhakti Nugraha, Bogor, Jawa Barat, Sabtu, (6/11/2021).

“Dalam satu lokasi bazar kuliner, pasti produk dan kemasan yang dijual hampir semua sama. Hal itu tentunya merugikan penjual dan pembeli karena sulit bersaing.
Oleh karena itu, penting untuk mengemas produk jualan dengan kemasan yang menarik,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, Budi berpesan,
para santri harus menjadi santri kreatif. Tentunya, semua itu dengan mengedepankan kreatifitas, seni, serta ada upaya menjaga alam agar tidak rusak. Untuk pelaku kuliner, khususnya pemula yang modalnya tidak banyak, dapat memanfaatkan kemasan polos seperti box, dus, goodie bag, gelas berbahan karton maupun plastik.

“Kenali pula kemasan berbahan natural, seperti besek buatan pengrajin setempat. Karena semua produk kemasan tersebut mudah didapat, serta harganya murah.
Walau sederhana, pelaku usaha dapat menjadikannya tampil menarik dengan hiasan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, untuk membuat kreatifitas, para santri harus pandai memanfaatkan beragam material yang tidak terpakai yang ada di alam maupun di rumah. Misalnya, daun, ranting halus, bunga ilalang, kain batik lawas, renda pada jilbab, hingga kertas kado yang semarak dengan beragam motif menarik.

“Popularitas tokoh publik seperti aktris bisa juga dijadikan magnet untuk menarik pembeli. Karena sempat viral, produk makanan standar diburu pembeli dengan harga mahal gegara ada foto aktris favorit, “tutupnya. (eva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button