Sambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DMC DD Bersama Masyarakat Asrikan Situ Bungur

JagatBisnis.com –  Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa gelar aksi cinta lingkungan hidup di Situ Bungur, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (4/6/2021). Dengan tajuk “Hari Lingkungan Hidup Sedunia: Memulihkan Situ Bungur,” DMC mengajak elemen masyarakat untuk turut serta dalam menjaga lingkungan hidup sekitarnya.

Kegiatan dibuka dengan aksi bersih-bersih yang terbagi dalam dua kelompok, yakni kelompok tim bersih-bersih di darat, dan di air. Tim yang terdiri dari relawan ini menyusuri wilayah sekitar Situ Bungur dengan memungut sampah-sampah.

“Acara tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan danau resapan warga Situ Bungur yang saat ini dalam keadaan kurang baik sebagai salah satu upaya pengurangan risiko bencana,” pungkas Haryo Mojopahit Direktur DMC Dompet Dhuafa.

“Karena kita yakin kita bisa memulai kebaikan dari hal yang terdekat dengan kita, itulah mengapa Situ Bungur menjadi lokasi aksi DMC kali ini,” tambah Haryo.

Sedangkan tim bersih-bersih yang di air dibantu dengan peralatan berupa perahu dayung, lengkap dengan helm, pelampung dan masker. Sambil tetap memprioritaskan keamanan masing-masing tim relawan yang melakukan aksi.

Tidak sampai sana, DMC Dompet Dhuafa juga menyediakan layanan kesehatan gratis yang diterjunkan dari tim Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa. Sehingga, tidak hanya kesehatan lingkungan saja yang terjaga, tetapi juga kesehatan jasmani.

Menjelang waktu siang, melakukan simbolisasi 10 penanaman tumbuhan obat dan buah-buahan. Kemudian ditutup dengan kegiatan santunan 50 anak yatim piatu.

“Alhamdulillah masih ada yang peduli dengan lingkungan sekitar. Dengan mengajak elemen masyarakat, mudah-mudahan semangat ini tetap terjaga,” ujar salah seorang warga setempat.

Beberapa komunitas dan stake holder juga turut serta memeriahkan acara ini seperti Gintung Reptil Tangerang Selatan (GIRTAS), dan Komunitas Under Child serta perangkat pemerintahan setempat.

“Harapannya ini menjadi kawasan tanggap bencana yang mampu meminimalisir dampak bencana. Serta juga menjaga kelangsungan lingkungan sekitar Situ Bungur, dengan harapan kekeringan dan banjir bisa diatasi,” tutup Haryo. (srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button