Ratusan Orang di Wajo Terdampak Banjir Bandang

JagatBisnis.com –  Badan Penyelesaian Musibah Wilayah( BPBD) Sulawesi Selatan menulis 40 kepala keluarga ataupun daya muat jiwa terdampak banjir bandang di Dusun Inalipue, Kabupaten Wajo, Sabtu, 26 Juni 2021.

Kepala BPBD Sulsel Nimal Lahamang di Makassar, Minggu, mengatakan terdapat pula 5 kepala keluarga ataupun 11 jiwa mengungsi, 5 rumah cacat berat, 4 rumah cacat enteng, 40 rumah lainya terdampak, 1 kantor dusun, dan 2 sekolah terdampak.

” Dari informasi BPBD Kabupaten Wajo, hujan dengan keseriusan sedang sampai kencang, menyebabkan anak bengawan di Lajokka, Dusun Inalipue meluap alhasil menyebabkan banjir bandang,” tuturnya.

Saat ini, anggota TRC BPBD Kabupaten Wajo melakukan usaha asesmen dan pemindahan masyarakat dari posisi banjir bandang.

BPBD Provinsi Sulsel telah membenarkan stok peralatan nyaman untuk warga terdampak banjir bandang.

” Sebagian minggu kemarin, BPBD provinsi sudah berkelana di kabupaten untuk memberikan buffer stok peralatan. Dan tim dari BPBD kabupaten sudah menuangkan pada warga terdampak,” tuturnya.

Perihal itu dilakukan sesuai dengan instruksi Eksekutif Kewajiban Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman supaya stok peralatan dari provinsi nyaman alhasil dapat untuk penindakan jika terjadi bencana di wilayah.

” Atas bimbingan Ayah Plt Gubernur Sulsel supaya kita melakukan percepatan pemberian dorongan bila mana terdapat peristiwa di kabupaten. Peristiwa di Wajo, kita tetap alat pemantau dan berkoordinasi dengan BPBD kabupaten. Informasi terakhir, air sudah mulai mundur,” ucapnya.

Andi Sudirman Sulaiman mengimbau warga tetap cermas di tengah situasi cuaca saat ini.

” Kita ikut prihatin atas bencana di Kabupaten Wajo. Alhamdulillah informasi terakhir banjir di Dusun Inalipue sudah mulai mundur. TRC BPBD Kabupaten Wajo dan provinsi telah turun ke alun- alun untuk membenarkan dorongan peralatan sedia untuk disalurkan pada korban musibah,” tuturnya.

Beliau mengatakan berartinya memikul royong warga dalam penindakan akibat musibah.

” Ayo silih bersama silih bantu- membantu menolong korban terdampak, tetapi tetap wajib mempraktikkan aturan kesehatan dan melindungi kebal badan,” tuturnya.(ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button