Populasi Koala Berkurang, Para Ilmuwan Australia Mulai Uji Coba Vaksin Klamidia

JagatBisnis.com – Populasi koala di Australia diperkirakan mengalami penurunan menjadi kurang dari 58.000 tahun ini. Padahal pada tahun 2018, ada lebih dari 80.000 koala di seluruh wilayah Australia. Sehingga Australia telah kehilangan sekitar 30 populasi koala selama tiga tahun terakhir.
Makanya, para ilmuwan di University of the Sunshine Coast, Australia sedang berusaha agar populasi koala yang terus berkurang menjadi lebih sehat dengan vaksin klamidia untuk hewan. berkantung.

Salah satu ilmuwan di universitas tersebut, Peter Timms mengatakan pada bulan ini, vaksin klamidia telah memulai fase ketiga uji klinis untuk vaksin eksperimental. Untuk dua fase pertama uji coba, vaksin telah dinyatakan dan terbukti aman. Karena klamidia bisa mematikan bagi hewan yang mengalami penyakit komplikasi, jika tidak diobati.
yang hampir serupa dengan manusia.

“Uji coba vaksin tersebut melibatkan sekitar 200 koala liar dan penangkaran.
Tahap selanjutnya akan melibatkan 400 koala, termasuk yang hidup di cagar alam, serta hewan yang masuk rumah sakit untuk menjalani perawatan,” ungkapnya yang juga seorang profesor mikrobiologi.

Dia menjelaskan, koala tersebut akan dibagi menjadi dua kelompok, 200 akan mendapat vaksin, dan 200 nya lagi akan menjadi kelompok kontrol. Sementara vaksinasi ini akan secara langsung menguntungkan setiap hewan, uji coba juga akan fokus pada perlindungan yang diberikan oleh vaksinasi.

“Semua koala akan di-microchip, dan rumah sakit akan mencatat setiap hewan yang kembali dengan alasan apa pun selama 12 bulan ke depan,” ucapnya.

Dia mengaku, saat ini timnya sedang bekerja dengan produsen vaksin dan regulator pemerintah untuk mempercepat pelepasan vaksin, jika hasil uji coba positif. Sebuah uji klinis juga sedang berlangsung di AS untuk vaksin manusia untuk klamidia.

“Uji coba Fase 1 yang menguji keamanan dan imunogenisitas vaksin klamidia manusia, yang dimulai pada 2019, diharapkan selesai tahun depan,” pungkasnya. (*/esa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button