Politikus Demokrat Terlibat Pembantaian Petani Tebu di Indramayu

JagatBisnis.com – Seorang anggota DPRD Kabupaten Indramayu Taryadi (43) diamankan polisi atas keterlibatannya dalam pembunuhan 2 orang tani tebu di Kecamatan Tukdana, Indramayu pada Senin (4/10/2021) lalu.

Taryadi yang pula ialah kandidat Partai Demokrat ini diduga telah mengompori dan menggerakkan massa untuk melakukan penyerangan kepada orang tani tebu eksekutor tanah pabrik gula Jatitujuh.

Berita Terkait

Bahkan massa yang dipimpin Taryadi pula luang melakukan perlawanan kepada polisi.” Ia pula yang mengompori massa untuk melawan kita, saat melakukan penjagaan,” tutur AKBP Meter Lukman Syarif, Kapolres Indramayu, Rabu (6/10/2021).

Baginya, Taryadi pula ialah pimpinan ormas bernama Forum Komunikasi Warga Indramayu Selatan( F- Kamis). Karena seperti itu dirinya sanggup menggerakkan anggotanya untuk melanda.

Dari penyerangan itu, 2 orang orang tani tebu berpulang memprihatinkan. Korban bernama Suhenda( 40) masyarakat Dusun Pangkal Kulon dan rekannya, Dede Sutaryan alias Yayan (41) masyarakat Dusun Jatirasa. Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata dan olah Tempat Peristiwa Masalah( TKP), polisi langsung mengamankan Taryadi di markas F- Kamis. Polisi mengepung markas mereka dan mengamankan sejumlah orang yang ikut serta bersama benda fakta senjata runcing.

Dari peristiwa itu polisi memutuskan 7 terdakwa ialah Taryadi dan 6 orang yang lain yang pula ialah anggota ormas F- kamis ialah bernama samaran ERYT (43), DRYN (46), SBG (48), SWY (51) tetapi 2 orang yang lain masih buronan.

Sampai saat ini 2 orang yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) itu masih dalam pelacakan polisi.” Namanya sudah terdapat, 2 orang masih DPO,” imbuh Lukman.

Atas perbuatannya, para terdakwa dijerat Artikel 338 KUHP, 170 KUHP, 160 KUHP, UU Gawat, dengan bahaya ganjaran bui sangat lama 15 tahun.

Sebelumnya, 2 orang orang tani tebu berpulang memprihatinkan setelah diserbu segerombol orang di sebuah ladang tebu di Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu pada Senin (4/10/2021) lalu.

Segerombol orang yang mengenakan penutup wajah itu tiba dengan cara seketika mendatangi korban bernama Suhenda menggunakan senjata runcing.

Sementara kawan korban bernama Yayan yang pula tengah terletak di ladang berupaya membantu, tetapi karena takluk jumlah akhirnya Yayan turut jadi korban.

Keduanya berpulang mendadak di posisi dan semua badannya bergelimang darah dampak sabetan senjata runcing oleh segerombol orang itu. (pia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button