Pengakuan Pelaku, Korban Tak Menolak saat Dicabuli

JagatBisnis.com –  Kepala Satuan Reserse dan Kriminal( Satreskrim) Polres Padang Jauh Iptu Ferly P Marasin mengatakan, berdasarkan keterangan yang didapat, korban prostitusi yang mengaitkan orang per orang guru Sekolah SMP Islam Terstruktur Memindahkan Kota Padang Jauh, Sumatra Barat atas julukan Muhammad Syukron, mulai ketagihan.

3 kali terdakwa meminta untuk mengikuti kemauannya tutur Iptu Ferly P Marasin, korban serupa sekali tidak menolak. Bahkan, menjajaki seluruh permohonan terdakwa.

“ 3 kali peristiwa, korban serupa sekali tidak menolak ataupun terkesan terhimpit saat melakukan itu dengan terdakwa. Dari seluruh permohonan terdakwa, cuma satu yang tidak diiringi ialah, melakukan oral dengan mulut. Korban cuma menggunakan tangannya untuk melegakan hasrat buruk terdakwa,” tutur Iptu Ferly P Marasin, Selasa 15 Juni 2021.

Bahkan tutur Iptu Ferly P Marasin, saat peristiwa yang ketiga pada Sabtu 16 Januari 2021 sekira jam 22. 30 Wib di ruang kepala sekolah, setelah menggunakan tangan terdakwa menyampaikan pada korban jika terdakwa mau melakukan dengan mulut. Lagi- lagi, korban juga tidak menolak.

“ Dari seluruh keterangan yang didapat sementara ini, korban kayaknya mulai ketagihan karena sangat kerap melakukan aksi itu dengan terdakwa. Satu kali peristiwa, korban pula mencapai puncak” ujar

Iptu Ferly P Marasin.

Iptu Ferly P Marasin menambahkan, kesimpulan korban ketagihan diperkuat oleh keterangan yang menjelaskan kronoligi peristiwa yang ketiga kali. Usai puas memainkan perlengkapan kemaluan korban, terdakwa pula meminta perihal yang serupa pada korban.

Saat itu, lagi- lagi, korban tidak menolak dan mengikuti permohonan terdakwa. Sampai terdakwa mencapai pucuk klimak. Usai aksi itu dilakukan, terdakwa dan korban dengan cara bersama- sama meninggalkan ruangan kepala sekolah mengarah ke Langgar Angkatan laut(AL) Memindahkan. Disitu, korban melihat terdakwa berangkat meninggalkan sekolah menggunakan sepeda motor.

“ Supaya sikap menyimpang ini tidak berakibat besar kepada korban, kita sudah mengaitkan psikiater. Hasil nya belum pergi. Yang jelas, kita akan dampingi lalu korban paling utama untuk memperbaiki psikologisnya,” ucap Iptu Ferly P Marasin.

Sebelumnya, Satuan Reserse dan Kriminal( Satreskrim) Polres Padang Jauh, Sumatera Barat, membekuk seorang guru Sekolah SMP Islam Terstruktur Memindahkan atas julukan Muhammad Syukron. Syukron dibekuk atas anggapan permasalahan prostitusi kepada muridnya sendiri pada Jumat, 10 Juni 2021.

Kasat Reskrim Polres Padang Jauh, Iptu Ferly P Marasin, mengatakan penahanan kepada Muhammad Syukron berdasarkan informasi dari keluarga pada 25 Mei 2021. Setelah melakukan pelacakan, pada Jumat lalu, terdakwa setelah itu dibekuk.(ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button