PCR Tidak Akan Disubsidi Karena Sudah Murah

JagatBisnis.com – Pemerintah tidak akan mensubsidi Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) di Indonesia. Karena batasan harga itu terbilang murah, jika dibandingkan bandara-bandara internasional di negara lain. Oleh karena itu, pemerintah tak berencana memberi subsidi.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, harga tes PCR yang ditetapkan Presiden Jokowi sudah 10 persen paling bawah dan paling murah di seluruh bandara di dunia. Tes PCR di Indonesia bertarif Rp300 ribu jadi 10 besar yang termurah di dunia.

Berita Terkait

“Pemerintah tidak akan memberikan subsidi pada tarif tes PCR dengan harga baru yang direncanakan akan ditetapkan senilai Rp300 ribu. Karena kami memang lihat harganya yang sudah diturunkan itu sudah cukup murah,” katanya separti dikutip kanal YouTube Perekonomian RI, Rabu (27/10/2021).

Budi menjelaskan, pemerintah sudah berupaya memangkas tarif pemeriksaan tes PCR seminimal mungkin. Salah satunya, pihaknya berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI untuk melakukan pemodelan dan menyederhanakan harga reagen PCR.

“Harga tes PCR dipangkas menjadi Rp300 ribu untuk melonggarkan syarat perjalanan. Apalagi, kini masa berlaku tes PCR untuk perjalanan akan diperpanjang menjadi 3 x 24 jam,” tegasnya.

Secara terpisah, Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zubairi Djoerba menambahkan, penurunan harga tes PCR masih terlalu berat untuk sejumlah kalangan. Apalagi jika pemerintah benar-benar menerapkan aturan PCR bagi penumpang di semua moda transportasi.

“Kekuatan pasar harus mendorong harga PCR terus turun. Hal itu didukung upaya pemerintah yang juga menerapkan subsidi. Jika, diterapkan di semua moda transportasi tanpa subsidi. Maka, berapa banyak biaya yang dikeluarkan kalau sekeluarga ada 4-5 orang,” paparnya yang dikutip dari cuitan akun twitter pribadinya, Rabu (27/10/2021). (*/esa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button