Pascateror di Mabes Polri, Pemprov DKI Perketat Pengamanan

JagatBisnis.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyumpahi keras peristiwa seorang perempuan menembak para anggota polisi sedang bekerja di Pos Markas Besar Polri, Jalur Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu petang, 31 April 2021.

” Pasti kita atas julukan Pemprov menyumpahi keras aksi penembakan yang dilakukan orang tidak dikenal. Aksi terorisme, kita kira sedemikian itu di Mabes Polri,” tutur Delegasi Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis, 1 April 2021.

Berita Terkait

Beliau mendukung penuh petugas, spesialnya Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan barisan untuk melakukan langkah- langkah liberal, dalam bagan penahanan dan penyelesaian kasus- kasus terorisme dan permasalahan kekerasan yang lain.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan sudah membuat pesan brosur supaya di golongan dalam melakukan upaya- upaya pencegahan, di antara lain siapa saja yang pergi masuk area Pemprov di semua barisan, dari tingkatan provinsi hingga tingkatan kelurahan supaya diperketat, wajib hati- hati, wajib terdapat usaha usaha ekstra dalam bagan pencegahan.

” Semisal jika naik mobil kaca wajib di buka, naik motor helmnya di buka, esok terdapat pengecekan dan lain serupanya,” ucapnya.

Prinsipnya, beliau meminta semua barisan di dalam lebih dahulu, dari Pemprov hingga kelurahan untuk melakukan upaya- upaya ekstra dalam bagan pencegahan, penindakan dan pengaturan.

” Kita pula, semua lembaga yang lain untuk pula mengutip langkah- langkah yang serupa terkait usaha pencegahan, penindakan dan pengaturan,” tuturnya.

Perihal itu dilakukan bertugas serupa dengan petugas.” Mudah- mudahan kita dapat lalu melindungi, membenarkan Jakarta tetap mendukung, rukun dan nyaman,” tuturnya.

Dalam mengalami ini, lanjut ia, memerlukan kegiatan serupa dengan seluruh pihak, spesialnya sokongan dorongan atensi dari warga termasuk berbagai informasi wajib segera disampaikan, apapun informasi yang bisa membidik pada upaya- upaya yang tidak bagus itu.

” Harap warga segera melapor pada kita maupaun petugas terdekat di mana juga kita terletak aku duga itu,” ucapnya.

Riza menambahkan,” Yang lain kita akan rumuskan bersama supaya kanak- kanak kita yang masih milenial bebas dari berbagai rayuan acuman dan ajaran- ajaran yang tidak bagus semacam peristiwa di Sulsel.” (ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button