Minimas Plantation Sumbang 2 Unit Ambulance dan Paket Sembako ke Kementan

JagatBisnis.com –  Pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum berakhir. Sebagai wujud kepedulian sosial, Minamas Plantation melalui inisiatif CSR Minamas Peduli Negeri, mendonasikan 2 unit ambulance dan 500 paket sembako kepada Kementerian Pertanian (Kementan), Kamis (25/11/2021). Donasi tersebut untuk disalurkan kepada instansi kesehatan dan masyarakat yang terkena dampak Covid-19.

“Pandemi Covid-19 telah berdampak luas kepada banyak kelompok masyarakat, tidak hanya pada aspek kesehatan, tapi juga pada aspek ekonomi sosial. Maka, kami berharap kontribusi ini dapat menjadi sarana pendukung medis yang bisa menjangkau masyarakat luas,” kata Direktur Minamas Plantation, Yustinus L. Setyo Putro.

Dia menjelaskan, selain itu ke Kementan, pihaknya juga mendonasikan sebanyak 18 unit ambulance dan 4.100 paket sembako lainnya kepada Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat dan rekan-rekan Yayasan di seluruh Indonesia. Hingga kini, melalui unit bisnisnya sudah menyerahkan bantuan-bantuan dalam penanggulangan Covid-19 di 7 Provinsi, khususnya, di Sumatera dan Kalimantan.

“Selain mobil ambulance dan paket sembako, kami juga mendonasikan masker, Alat Pelindung Diri (APD), cairan disinfektan, hand sanitizier dan minyak goreng. Semua itu langsung didistribusikan kepada masyarakat dan pemerintah
dengan nilai mencapai Rp10 milyar,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekjen Kementan, Kasdi Subagyono, menyambut baik inisiatif Minamas Plantation untuk mendukung kementeriaannya dalam upaya pengendalian Covid-19. Karena hal itu membutuhkan kerjasama, antara pemerintah dan pemangku kepentingan lain, seperti swasta dan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Minamas Plantation karena telah berpartisipasi dan membantu kami dalam menanggulangi pandemi ini, khususnya dalam membantu menjaga kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kasdi.

Salah satu penerima bantuan, CEO BOSF, Jamartin Sihite, mengungkapkan, donasi ini sangat berguna bagi timnya dan juga masyarakat di sekitar pusat rehabilitasi orangutan di Nyaru Menteng, Kalimantan Tengah. Bantuan ini sejalan dengan pendekatan one health yang diterapkan.

“Jadi, semakin sehat karyawan maupun masyarakat di sekitar areal kerja maka semakin berkurang juga potensi penyebaran virus Covid–19. Karena pandemi Covid-19 ini menjadi masalah bersama. Oleh karena itu, rapatkan barisan dan bekerja bersama untuk bisa hidup berdampingan,” tutupnya. (eva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button