Messi Disanksi 2 Pertandingan Usai Pukul Pemain Lawan

jagatBisnis.com — Kapten Barcelona, Lionel Messi mendapat hukuman dilarang tampil dalam 2 pertandingan usai kartu merah diberikan. Sanksi itu diberikan karena Messi memukul pemain Athletic Bilbao, Asier Villalibre. Aksi tak pantas itu dilakukan saat Barcelona takluk 2-3 dari Bilbao lewat babak perpanjangan waktu di final Piala Super Spanyol, Minggu (17/01/2021) waktu setempat.

Usai usai melihat Video Assistant Referee (VAR), wasit Jesus Gil Manzano lalu mengusir Messi dari lapangan pada masa injury time babak perpanjangan. Kartu merah itu jadi yang pertama diterima La Pulga selama berseragam Barcelona.

Menanggapi hal itu,Komite Disiplin Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) pun telah bertemu pada Selasa (19/01/2021) waktu setempat. Hasil dari pertemuan itu, Messi dinyatakan dapat sanksi larangan tampil sebanyak dua pertandingan. Hukuman itu membuat Messi sudah pasti absen saat Barcelona tandang ke markas tim kasta ketiga, Cornella pada ajang Copa del Rey, Kamis (21/01/2021).

Pemain berusia 33 itu juga tidak bisa tampil pada laga Liga Spanyol melawan Elche, pada akhir pekan ini. Messi baru bisa kembali bermain saat Barcelona bersua Bilbao di Liga Spanyol. Laga yang akan jadi ajang balas dendam Barcelona itu akan berlangsung di Camp Nou pada (31/01/2021) mendatang.

Sepanjang kariernya, Messi baru 3 kali menerima kartu merah sebelum melawan Bilbao. Sebanyak 2 kartu merah didapat bersama timnas Argentina dan satu kartu merah lainnya saat masih memperkuat Barcelona B.

Kartu merah pertama diterima Messi pada Februari 2005 saat bersua Pena Sport. Di laga itu, Messi diusir wasit karena melakukan protes berlebihan usai timnya tidak mendapat hadiah penalti. Pada Agustus 2005, Messi kembali menerima kartu merah pertama bersama timnas Argentina dalam laga debut melawan Hungaria. Messi baru kembali menerima kartu merah bersama tim Tango saat menghadapi Chile di Copa America 2019. (esa/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button