Manfaatkan Lahan Kosong, Berhasil Panen 1,4 Ton Singkong

JagatBisnis.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya berhasil memanen 1,4 Ton singkong dari salah satu lahan kosong di Kutisari Surabaya, Jawa Timur, Kamis (4/11/2021). Lahan kosong seluas 1.000 meter persegi itu dimanfaatkan untuk budidaya pertanian sebagai salah satu upaya ketahanan pangan.

“Hssil panennya langsung dibagikan ke warga di sekitar lokasi. Sebagian ditaruh di kantor untuk kemudian disebar lagi ke warga,” kata Kepala DKPP Kota Surabaya Yanuar Herlambang.

Dia menjelaskan, selain di daerah Kutisari, sebelumnya pihaknya juga panen singkong lahan Bekas Tanah Kas Desa (BTKD) di kawasan Kedung Cowek Surabaya. Karena singkong itu waktu tanamnya sekitar 8 bulan.

“Tapi tak hanya singkong yang menjadi komoditas tanaman pangan kami. Kami juga menanam beberapa jenis tanaman pangan lain, seperti ketela rambat, sayur-sayuran, cabai, hingga jagung,” ungkapnya.

Menurutnya, pada musim hujan, biasanya hanya sedikit saja petani yang menanam cabai. Pasalnya, kelembapan tinggi membuat tanaman cabai rawan kerusakan. Karena itu di musim hujan, biasanya harga cabai menjadi lebih mahal.

“Seperti di Jambangan, saat ini kami tanami cabai semua. Nanti lahan kosong Kutisari, setelah panen singkong kami berencana menanam cabai. Sehingga dapat antisipasi kenaikan harga cabai,” tegasnya.

Dia mengaku, setidaknya ada 20 titik lokasi tanah BTKD yang dimanfaatkan untuk budidaya tanaman pangan. Lokasinya pun tersebar di beberapa wilayah Kota Surabaya. Beberapa lokasi itu ada yang dikelola oleh petugas DKPP sendiri maupun kolaborasi bersama warga sekitar.

“Kami lebih senang, apabila lahan kosong tersebut dapat dikelola warga sekitar untuk ketahanan pangan. Hasil panennya pun juga dapat dimanfaatkan warga sendiri untuk tambahan kebutuhan pangan,” tutupnya. (*/esa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button