Mahasiswa UNSIKA Bantu Petani Hasilkan Brand Produk Kompos dari Limbah Kulit Kopi

JagatBisnis.com – Mahasiswa KKN kelompok 162 Universitas Singaperbangsa Karawang membantu masyarakat desa dan petani khususnya BUMDes buana mekar Kec. Tegalwaru Kab. Karawang Barat dalam mengolah pemanfaatan limbah kulit kopi sebagai kompos. dimulai sejak Senin (4/10/2021).

Dalam pelaksaanan kegiatan kkn tematik tahun 2021 dengan judul program “Peningkatan Kesadaran dan Keterampilan Dalam Pengelolaan Limbah Organik Dalam Budidaya Kopi Berbasis Komoditas Unggulan Lokal Kopi Sanggabuana pada BumDes Buana Mekar Desa” para mahasiswa mampu melaksanakan kegiatan dengan membuat branding kompos limbah kulit kopi.

Kompos tersebut merupakan hasil riset pengembangan dari Dosen Bapak Fawzy Muhamad B . SP., MP selaku dosen pendamping KKN yang melaksanakan kegiatan tersebut. Dalam pembuatan branding kompos kulit kopi mahasiswa bekerjasama dengan dosen untuk menjadikan produk komersil agar produk kompos memiliki nilai ekonomis dan menambah pendapatan maupun kesejahteraan petani kopi sanggabuana.

Para mahasiswa mampu membuat produk kompos kulit kopi dengan hasil brand logo dan packaging berat 5kg, Dana Iswara selaku ketua koordinator KKN kelompok 162 berkata “ dengan adanya brand kompos harapannya bisa menambah penghasilan BUMDes dan dapat menyuburkan tanaman serta menjaga kelestarian alam gunung sanggabuana”

Ini produk yang dihasilkan oleh mahasiswa Unsika Karawang, Produk Kompos dari Kulit Kopi

“Harapannya dalam pembuatan branding produk kompos kulit kopi mampu terjual di beberapa kios-kios tani ataupun bisa menjadi produk oleh-oleh dimana mengingat desa mekarbuana telah menjadi desa wisata ucap Bapak Fawzy Muhamad”

Selain kegiatan branding produk, mahasiswa melaksanakan acara sosisalisasi untuk pemanfaatan limbah kulit kopi ke para petani kopi sanggabuana, dimana tempat pengolahan pabrik kopi banyak limbah kulit kopi yang berserakan dan bisa menjadi pencemaran lingkungan, dengan masalah tersebut limbah kulit kopi di manfaatkan menjadi bahan kompos.
sosialisasi ini dilaksanakan upaya memanfaatkan Kembali limbah kulit kopi menjadi kompos bertujuan agar sampah limbah kulit kopi tidak berserakan di tempat pengolahan pabrik kopi maupun daerah desa mekarbuana .

“Sosialisasi ini banyak memberi pengetahuan mengenai pembuatan kompos, mudah dipahami dan di praktekan, dengan ini harapan kedepannya kami bisa melakukan kembali kegiatan ini “ ucap para petani kopi sanggabuana. (dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button