Lewat Customs Visit Customer, Bea Cukai Gali Potensi Ekspor dan Sosialisasikan Prosedur Impor

JagatBisnis.com – Dalam rangka menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik antara Bea Cukai dengan para pengguna jasa layanan kepabeanan dan cukai, Bea Cukai memiliki program customs visist customer (CVC). Lewat program tersebut, kantor-kantor pelayanan Bea Cukai di berbagai daerah berkesempatan mengunjungi perusahaan-perusahaan di wilayah kerjanya dan membuka forum diskusi. Forum tersebut selain digunakan untuk mengetahui permasalahan yang ada di lapangan sehingga dapat diselesaikan dengan cepat dan mengoptimalkan pelayanan, juga menjadi kesempatan Bea Cukai untuk menggali potensi ekspor daerah dan mensosialisasikan prosedur impor.

Salah satu kantor yang melaksanakan CVC ialah Bea Cukai Sampit dengan mengunjungi CV Sulaiman Sukses pada tanggal 21 Mei 2021. Perusahaan tersebut merupakan satu-satunya perusahaan di Kota Sampit yang bergerak di bidang pembersihan sarang burung walet.

Kepala Kantor Bea Cukai Sampit, Indasah menjelaskan tujuan CVC yang dilakukan pihaknya. “Kami ingin mengetahui proses bisnis dari pembersihan sarang burung walet beserta kendala yang dihadapi perusahaan. Diharapkan dengan adanya kunjungan tersebut, kami dapat terus menggali potensi ekspor dari sarang burung walet, dengan harapan juga bisa langsung dilakukan ekspor melalui Kota Sampit. Sehingga proses ekspor dapat berjalan dengan lancar, yang kemudian dapat meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur,” katanya.

CVC juga dilaksanakan Bea Cukai Gresik yang mengagendakan sosialisasi prosedur impor kepada PT Petrokimia Gresik. Pada tanggal 20 Mei 2021, Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai II Bea Cukai Gresik, Hendra Tjahjono beserta jajaran membahas secara mendetil apa itu impor dan bagaimana proses penyelesaian kewajiban kepabenan kepada jajaran pimpinan PT Petrokimi Gresik. “Dengan semangat pelayanan kami melaksanakan CVC sekaligus mensosialisasikan beragam prosedur impor untuk memudahkan perusahaan dalam berkegiatan. Kami berharap hal ini bisa menjadi ilmu dan bekal dalam pelaksanaan proses importasi barang oleh perusahaan,” harapnya. (srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button