Lapan: Aurora Tidak Pernah Terjadi di Indonesia

JagatBisnis.com – Dunia maya sempat dihebohkan dengan foto tertangkapnya pemandangan cahaya indah berwarna hijau layaknya aurora seperti di Kutub Utara. Foto tersebut diambil di langit daerah wisata Tumpeng Menoreh Kulonprogo, Yogyakarta dan diunggah oleh akun Instagram @jhodytography.

Menanggapi foto viral tersebut, peneliti Pusat Sains Antariksa Lapan BRIN, Andi Pangerang menjelaskan, aurora adalah fenomena alam yang menghasilkan pancaran cahaya yang menyala-nyala dan seolah menari-nari di langit malam pada lapisan ionosfer. Aurora terjadi disebabkan oleh interaksi antara badai maupun angin matahari dengan medan magnet Bumi, yang disebut juga lapisan magnosfer.

“Sayangnya, hingga saat ini pemandangan aurora belum pernah terjadi di Indonesia. Sepengetahuan saya, aurora hanya terjadi di Kutub Utara dan Selatan. Maka aurora pun dikenal dengan sebutan cahaya kutub,”
kata Andi, Minggu (3/10/2021).

Dia menjelaskan, kejadian fenomena aurora di Kutub Utara dan Kutub Selatan itu pun tidak bisa terjadi setiap hari. Sejauh ini tidak ada istilah lain ataupun jenis lain selain aurora untuk menunjukkan cahaya berwarna-warni yang menari di langit malam. Kalaupun mirip, lebih ke pelangi api (fire rainbow).

“Akan tetapi, warnanya tidak semonoton fenomena foto viral aurora di langit Tumpeng Menoreh tersebut, karena pelangi api lebih berwarna-warni layaknya pelangi.
Fire rainbow itu sendiri pun disebabkan oleh sinar matahari yang dibiaskan oleh awan cirrus yang terletak di 10 km dari permukaan bumi yang lebih banyak mengandung kristal es,” ulasnya.

Sementara itu, Astronom amatir Indonesia Marufin Sudipio, mengungkapkan, pemandangan indah berwarna-warni yang terekam kamera di Tumbeng Menora bukanlah aurora. Kejadian itu sebenarnya seberkas cahaya dan seberkas cahaya di langit untuk hiburan.

“Tampilan itu ada di Tumpeng Menora itu dapat diperoleh dengan beberapa metode fotografi, terutama dengan menggunakan bukaan rana yang panjang. Kemudian lampu hijau di langit di atas Tumpeng Manore akan terlihat seperti terekam kamera. Jadi itu bukan aurora,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button