Lakukan Kunjungan, Bea Cukai Pastikan Fasilitas Kawasan Berikat Berjalan Optimal

JagatBisnis.com – Melakukan monitoring dan evaluasi ke perusahaan penerima fasilitas Kawasan berikat, Bea Cukai di berbagai daerah gencar melakukan kunjungan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai nomor PER-02/BC/2019 tentang Tata Laksana Monitoring dan Evaluasi terhadap Penerima Fasilitas Tempat Penimbunan Berikat dan Penerima Fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor.

Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai, Tubagus Firman Hermansjah, mengatakan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan bentuk upaya Bea Cukai untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan tetap memperhatikan tugas pengawasan Kunjungan ini bertujuan untuk mengawasi perusahaan penerima fasilitas kawasan berikat serta memastikan fasilitas diberikan secara tepat sasaran.

Bea Cukai Bekasi melakukan kunjungan ke kawasan berikat PT Furukawa Automotive Systems Indonesia dalam rangka asistensi kepatuhan pengguna jasa, (12/11). PT Furukawa Automotive Systems Indonesia merupakan perusahaan dengan hasil produksi berupa wire harness dengan berbagai jenis dan ukuran yang berfungsi sebagai penghubung elektrikal atau mengalirkan arus listrik didalam kendaraan bermotor. Saat ini kapasitas produksinya berkisar 100.000 pcs per bulan.

“Kami memberikan apresiasi atas kontribusi PT Furukawa yang cukup baik selama ini, dan kami harap agar terus meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi di bidang kepabeanan,” ujar Firman.

Kemudian, dalam rangka evaluasi pemberian fasilitas kawasan berikat, Bea Cukai Sumbagtim melakukan monitoring dan evaluasi kepada PT Steelindo Wahana Perkasa yang berlokasi di Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (03/11).

Selain itu, Bea Cukai Sampit melakukan kunjungan ke PT Sinar Jaya Inti Mulya, (05/11). Kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui proses bisnis PT Sinar Jaya Inti Mulya sebagai salah satu perusahaan penerima fasilitas kawasan berikat dengan produksi crude palm kernel oil (CPKO) dan palm kernel expeller (PKE). Dalam kunjungan ini, Bea Cukai Sampit juga membahas terkait kualitas dan perbaikan pelayanan kepabeanan yang diberikan.

“Bea Cukai berkomitmen melakukan perbaikan dan pengawasan terhadap segala fasilitas yang kami berikan. Kami harap perusahaan penerima fasilitas kepabeanan juga meningkatkan kepatuhannya terhadap segala peraturan yang berlaku,” pungkas Firman.(srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button