Kroos Angkat Bicara soal Kepergian Sergio Ramos dari Real Madrid

JagatBisnis.com – Sergio Ramos telah berakhir dengan Real Madrid. Perceraian ini disinyalir terjadi dampak dari kekejaman Los Blancos.

Pemeran asal Spanyol itu berangkat setelah menghabiskan 16 masa berkostum El Real. Kontraknya yang habis pada masa panas ini tak diperpanjang karena kedua koyak pihak tak menemui tutur akur.

Berita Terkait

Ramos juga melimpahkan isi hatinya. Kolam habis manis sepah dibuang, seperti itu kurang lebih cerminan yang dirasakan Ramos.

Sejatinya, beliau tak mau meninggalkan Madrid. Los Blancos menawarkan awalnya satu tahun perpanjangan, Ramos meminta 2, tetapi akhirnya beliau dapat.

Setelah beliau membenarkan kontrak satu tahun, Madrid malah mengatakan tak terdapat lagi ijab, alias sudah kadaluarsa.

” Banyak perihal telah terjadi, kondisi yang terjadi dalam hidup. Perihal awal yang mau aku tuturkan merupakan kalau aku tidak sempat mau meninggalkan Real Madrid, aku senantiasa mau bertahan,” ucap Ramos saat rapat pers perpisahannya diambil dari Marca.

” Dalam sebagian bulan terakhir, klub berikan aku ajuan satu tahun dengan penurunan gaji. Uang tidak sempat jadi masalah, kepala negara ketahui kalau aku telah menjelaskan kalau itu bukan masalah ekonomi. Itu masalah dalam sebutan tahun, mereka mempersilakan aku satu tahun dan aku mau 2, itu kemantapan untuk keluarga aku,” tambahnya.

” Dalam obrolan terakhir, aku mengatakan kalau aku menyambut dan mereka mengatakan pada aku kalau tidak terdapat lagi ajuan. Aku diberitahu kalau walaupun aku telah membenarkan ajuan terakhir yang terdapat di atas meja, aku diberitahu kalau itu sudah kadaluarsa dan aku belum sempat mencermatinya”.

Gelandang Madrid, Toni Kroos buka suara pertanyaan keberangkatan Ramos. Beliau tak dapat memikirkan gimana jadinya Los Blancos tanpa bekas kapten itu.

” Aku tidak ketahui Madrid tanpa Ramos. Tidak terbayangkan kalau ia tidak akan menuntaskan kariernya di Madrid. Aku berambisi ia bertahan,” ucap Kroos dilansir dari Goal Global, Jumat 25 Juni 2021.

” Ia bukan cuma pemeran kategori satu, tetapi pula kapten terbaik yang sempat aku amati karena ia senantiasa berjuang untuk tim di dalam dan di luar alun- alun,” tambahnya.

Mutu Ramos bagi Kroos tak dibantah lagi. Keberadaan Ramos pasti amat mengasyikkan di timnya.

” Jika Kamu menanya pada 100 penyerbu rival, bek mana yang sangat tidak mereka gemari untuk dialami, julukan Ramos akan kerap diucap. Amat mengasyikkan memiliki ia di tim kita,” tutur ia. (ser)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button