Kota Bandung Jadi Rujukan Pemodelan Urban Farming

JagatBisnis.com –  Konsep Buruan Sehat Alami Ekonomis (SAE) yang digagas Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, kembali menjadi rujukan pemodelan urban farming. Kali ini, lembaga swadaya masyarakat (LSM) Internasional Rikolto yang tengah menggarap program ketahanan pangan di Indonesia sengaja datang ke Bandung untuk melihat Buruan SAE.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial memgatakan, konsep Buruan SAE ini muncul atas keprihatinannya terhadap kondisi pangan di Indonesia, khususnya Kota Bandung. Karena ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah, bahkan impor cukup miris jika menilik pada kondisi alam Indonesia yang subur.

“Indonesia dianugerahi menjadi negeri sangat subur makmur. Karena tanahnya subur sekali, hampir segala macam tumbuh di Indonesia. Tapi saya prihatin setelah di atas 70 tahun, ketan saja kita ada yang impor, garam, sayuran, buah-buahan juga impor,” kata Oded, Minggu (14/11/2021).

Dia menjelaskan, kultur perkotaan memang tidak begitu dekat dengan konsep perkebunan. Hal itu karena terbatasnya lahan untuk bisa mengaktivasi kebun. Sehingga harus sebuah kota yang terbatas lahannya, jika diberi perhatian khusus akan mampu menghadirkan ketahanan pangan itu baru istimewa.

“Ketika mendapat amanah, saya berpikir kalau wilayah kabupaten yareng punya banyak lahan itu biasa-biasa saja. Tapi, saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia, pelaksanaan konsep berkebun di perkotaan menjadi semakin penting. Sehingga Buruan SAE terus memberikan bantuan untuk membangun ketahanan pangan. Minimal untuk memenuhi level rumah tangga,” bebernya.

Sementara itu, Regional Director Rikolto Indonesia Nonie S menyatakan, Buruan SAE merupakan implementasi yang komprehensif untuk konsep ketahanan pangan. Apalagi, pihaknya membuat konsorsium tim kota cerdas pangan.

“Ini program yang kami bawa di empat kota yaitu Denpasar, Solo, Depok dan sekarang di Bandung. Ini sudah jalan dari 2017. Dua tahun pertama itu lebih banyak riset dan pada 2019 mulai implementasi,” imbuhnya. (*/esa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button