Komunitas Phone Photography di Saat Covid-19

jagatBisnis.com – Pandemi Covid-19, memang membawa dampak buruk bagi kehidupan manusia di dunia. Namun, satu sisi, banyak juga memberikan dampak positif pada banyak orang.

Manusia dituntut kreatif dengan keterbatasan ruang dan kondisi sosial hingga menelurkan ide-ide yang fresh, dengan tetap patuh pada protokol-protokol kesehatan.

Kemunculan berbagai komunitas secara virtual, juga sangat menarik dilihat. Salah satunya, adalah komunitas belajar phone photography.

Meski sudah banyak yang memulai komunitas ini sejak 2015, namun banyak pula komunitas yang muncul lewat grup WA semenjak pandemi. Seperti komunitas phone photography yang digawangi Cendra Lastini.

Diaspora yang tinggal di Qatar, ini mengajak networking, kolega, dan sahabat-sahabatnya untuk sama-sama mendalami dan mempelajari phone photography. Komunitas ini, kebanyakan terdiri dari warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di UAE, India, Indonesia, dan Eropa.

Meski tidak mau mengaku dirinya adalah photographer handal, Cendra menekankan bahwa dia sekedar membagikan ilmu atas apa yang ia pelajari. Tentunya, para anggota yang tergabung dalam grup inipun, bisa memberikan ilmu atau tambahan info saat Cendra memberikan masukan materi atau membahas foto-foto hasil kreasi para member.

Mempelajari phone photography ini, menekankan bahwa untuk menghasilkan foto yang bagus tidak diperlukan gadget dengan kamera yang super canggih. Cukup dengan smartphone yang masih bisa support dengan aplikasi edit foto seperti snapseed dan pics art, maka bisa tercipta hasil foto yang menakjubkan.

Yak betul sahabat Sahijab, cukup dengan keahlian edit foto dan mengetahui teori basic photography bisa menjadikan siapa saja jago photography lho.

Saat ini, komunitasnya sudah terbagi menjadi dua grup. Ada yang masih berusaha menyelesaikan tahap basic, ada juga yang sudah melanjutkan intermediate.

Cendra sangat puas melihat semangat teman-temannya ini. “Ya Alhamdulillah, ternyata banyak yang suka edit foto dan haus untuk belajar lebih dalam lagi,” ujarnya, saat dihubungi mengenai komunitasnya.(ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button