Komjen Penembak Mati Dr Azahari Mendadak Menghadap Jenderal TNI Andika

JagatBisnis.com –  Ada kabar terbaru dari Markas Besar Militer Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Komisaris Jenderal Pol Rycko Amelza Dahniel mendadak menghadap Jenderal TNI Andika Perkasa.

Menurut siaran resmi TNI Angkatan Darat Komjen Polisi penembak gembong teroris Dr Azahari itu menghadap KSAD atas perintah Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Tujuannya menghadap calon Panglima TNI itu adalah untuk menindaklanjuti obrolan Kapolri dengan Jenderal TNI Andika soal kerjasama pendidikan anggota polisi. Dalam kerjasama itu, disebutkan tak cuma anggota polisi biasa yang bakal digojlok prajurit-prajurit TNI Angkatan Darat, tapi perwira menengah hingga perwira tinggi alias jenderal polisi.

Prajurit TNI Angkatan Darat di bawah komando Komandan Kodiklat Angkatan Darat, Letnan Jenderal TNI AM. Putranto bakal mendidik seluruh anggota polisi di Sekolah Polisi Negara (SPN) di semua Polda di Indonesia mulai akhir tahun 2021. “Hari ini lah harus kita follow-up dalam bentuk yang benar-benar nyata oleh karena itu untuk tamtama tadi Mas, kita lakukan awal tahun depan karena tahun ini belum akan berlangsung, untuk bintara semuanya nanti di bawah Komandan Kodiklat, tahun ini jadi bintara laki-laki kira-kira nanti sebelum Desember sebelum penutupan Bintara Polri kita selipkan satu minggu kegiatan bersama tempatnya dimana kita sudah sepakat di seluruh Indonesia tetapi tempatnya di SPN, di SPN milik Polda masing-masing,” kata calon Panglima TNI itu kepada Komjen Rycko.

Sebelum Komjen Rycko menghadap Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo telah berbicara dan membahas masalah ini saat bertemu Jenderal Andika di Mabes TNI AD. Perlu diketahui, selama ini Polri melakukan pendidikan terhadap anggota sendiri saja di SPN-SPN milik mereka. Pendidikan dan latihannya tentu jauh berbeda dari TNI yang selama ini dikenal kaya akan disiplin dalam pembentukan fisik serta mental yang mumpuni. (pia)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button