Karang Taruna Siap Mendukung Pegadaian Sebagai Agen

jagatBisnis.com – PT Pegadaian (Persero) terus mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui berbagai saluran distribusi, salah satunya menggandeng pengurus Karang Taruna seluruh Indonesia yang akan dikukuhkan dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MOU) pada 5 Oktober mendatang.

“Kerja sama dengan Karang Taruna akan sangat strategis bagi Pegadaian. Kami menyambut baik rencana ini dan berharap program ini segera berjalan,” ujar Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto Selasa, 29 September 2020.

Sementara Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna Nasional yang merupakan anggota DPR RI Komisi VI, Muhammad Rapsel Ali mengatakan, akan menyiapkan taruna-taruna di seluruh Indonesia untuk mendukung program ini, dan siap mendukung program-program Pegadaian.

Saat ini, ada kurang lebih tiga juta pengurus Karang Taruna di tingkat desa dan kelurahan yang tersebar di seluruh Indonesia. Jika bisa mendapatkan akses pembiayaan sekaligus mendukung pemasaran produk yang dimiliki Pegadaian, maka para pengurus Karang Taruna bisa menjadi agen. Dan apabila ini lancar dilaksanakan, kemitraan ini akan bermanfaat bagi kedua belah pihak.

Dalam pertemuan antara Rapsel sebagai pembina Karang Taruna Indonesia dengan Dirut Pegadaian Kuswiyoto di kantor pusat Pegadaian, kedua pihak juga membahas tentang program Pasar Digital ( PaDi) yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN.

“Program Pasar Digital (PaDi) ini sangat menarik dan Taruna bisa jadi mitra bagi seluruh BUMN di Indonesia. Intinya Karang Taruna siap bekerja sama dan menyukseskan program ini,” ujar Rapsel.

Program PaDi dapat memfasilitasi wirausaha muda dari Karang Taruna yang ada di Indonesia. Menantu Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin tersebut optimis kolaborasi ini akan membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan dan pengangguran, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi terutama di sektor UMKM.

“Ini akan mendorong perekonomian bergerak lagi khususnya di tengah pandemi COVID-19 sejalan dengan program pemulihan ekonomi masyarakat yang diperlukan saat ini.” tambah Rapsel.

PaDi UMKM adalah sebuah platform digital, yang mempertemukan UMKM dengan perusahaan BUMN. Platform ini akan membantu mengoptimalkan, mempercepat, dan mendorong efisiensi transaksi belanja BUMN pada UMKM. Selain itu, PaDi akan membantu mempermudah akses pembiayaan yang selama ini kerap menjadi masalah pengembangan usaha, khususnya UMKM.(saf)

Back to top button