Kaldu Jamur dan Sayuran Bisa Jadi Bumbu Masak Andalan

JagatBisnis.com – Beberapa jenis jamur dan sayuran memiliki cita rasa yang mengandung MSG alami. Untuk memanfaatkan itu, Unilever Food Solutions resmi meluncurkan produk kaldu nabati tanpa MSG, Knorr Mushroom Vegetable Seasoning pada awal November 2021. Bumbu masak ini merupakan kaldu pertama yang dibuat dari kombinasi ekstrak jamur serta mirepoix. Kaldu ini secara khusus ditujukan untuk menambah kelezatan dari menu sehat yang kian populer di Indonesia.

“Konsumen saat ini tidak hanya berpikir, bagaimana hidup sehat tetapi mereka juga sudah lebih selektif dalam memilih makanan. Bahkan, mereka akan melihat sumber makanannya dari mana, freshnessnya seperti apa,” kata Managing Director Unilever Food Solutions, Joy Tarigan dalam acara Virtual Conference Knorr Mushroom and Vegetable Seasoning oleh Unilever Food Solutions, Selasa (23/11/2021).

Dia menjelaskan, Knorr Mushroom Vegetable Seasoning berbeda dari kebanyakan kaldu nabati, khususnya kaldu jamur di pasaran. Kaldu ini dapat menghasilkan cita rasa umami dan gurih tanpa mengubah rasa khas masakan itu sendiri. Sehingga hasil akhirnya tetap lezat dan bernutrisi tanpa mengubah masakan dari kreasi yang diinginkan.

“Bumbu masak ini dapat digunakan digunakan untuk membuat semua jenis masakan, mulai dari hidangan gurih hingga manis. Sehingga dapat diaplikasikan dengan berbagai macam teknik memasak. Jadi cukup fleksibel untuk kemudian masuk di semua segmen dan style dari chef di Indonesia,” ungkap Joy.
Sementara itu, Christopher Aldo, owner dan founder YellowFit Group menambahkan, sebagai pelaku bisnis kuliner makanan sehat pihaknya harus mengikuti tren gaya hidup sehat yang semakin memunculkan ragam pilihan makanan berbahan dasar nabati. Bahkan, dibandingkan 4 tahun lalu, saat pertama kali dirinya membangun bisnis katering sehat tersebut, ia masih merasakan kesulitan menjangkau market penikmat makanan sehat.

“Kilas balik ke 4 tahun lalu kompetitor dan marketnya masih kecil dan sedikit, berbeda dengan 1-2 tahun terakhir marketnya sudah lebih aware dan kompetitor sudah makin banyak. Saya melihat resto dan katering semakin menjamur, semakin lama harga semakin terjangkau makanannya, jumlah lokasinya semakin meningkat. Healhty food ini industri yang menarik dan pasti bisa semakin berkembang ke depannya,” ucapnya

Pada kesempatan yang sama, Chef Norman Ismail menegaskan, bukan hanya ngetren lantaran pola hidup masyarakat yang kian sehat, kaldu jamur serta sayuran memang sudah sejak lama menjadi bumbu dasar yang kerap digunakan oleh para juru masak professional. Karena kaldu merupakan salah satu bumbu dasar kunci untuk menguatkan cita rasa suatu hidangan. Jamur yang menghasilkan rasa umami alami memang telah umum digunakan sebagai kaldu.

“Tapi, seringkali ketika sudah bercampur cenderung mendominasi rasa masakan. Sementara penambahan mirepoix atau kaldu sayur sering digunakan di dapur professional, seperti yang terkandung dalam bumbu masak ini dapat menyeimbangkan rasa berbagai hidangan sehat para chef. Apalagi, kombinasi mirepoix dalam bumbu masak ini dapat mengurangi penggunaan bahan lain, seperti wortel, bawang bombai, dan seledri. Jadi, sangat membantu efisiensi waktu,” ulasnya.

.
Sayangnya, tambah dia, seringkali kaldu instan seperti ini digunakan secara berlebihan sehingga merusak rasa masakan. Padahal, cukup dengan seujung sendok teh saja sudah bisa meningkatkan rasa masakan. Diharapkan, dengan hadirnya bumbu masak ini dapat semakin mendorong serta memudahkan masyarakat untuk bisa memasak secara lebih sehat.

Dengan adanya bumbu masak ini agar para chef maupun juru masak rumahan agar lebih berani mengeksplorasi berbagai teknik memasak serta kreatif dalam mencari alternatif bahan-bahan yang lebih sehat. Karena dengan pengolahan yang tepat makanan sehat bisa seenak sajian lainnya,” tutupnya. (eva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button