Institut Bisnis dan Multimedia Asmi Gelar Webinar Dalam Rangka Perayaan Dies Natalis

JagatBisnis.com-Dalam rangka perayaan Dies Natalis IBM asmi yang ke 59, Institut Bisnis dan Multimedia Asmi atau yang lebih dikenal sebagai Kampus Ungu mengadakan webinar series sebanyak 4 webinar pada bulan Juli ini. Sebelumnya, pada Sabtu 17 Juli telah berlangsung webinar pertama dengan tema “Supply Chain Optimization Strategy for Millennials in the Maritime & Digital Business in the New Era” yang telah berlangsung dengan baik dan lancar.

Webinar kali ini merupakan webinar seri kedua yang berlangsung pada Kamis, 22 Juli 2021 dengan tema “Optimalisasi Peluang Bisnis Bagi Generasi Tangguh: Go Digital”. Webinar ini juga sukses dengan dihadiri lebih dari 600 partisipan yang hadir dalam zoom. Webinar ini juga disiarkan secara streaming di Youtube IBM asmi.

Acara awal dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan dibuka oleh sambutan Rektor IBM asmi, Bapak Dr. Freddy J Rumambi, M.M. Beliau menjelaskan rangkaian acara yang ada di Bulan Juli sebagai Bulan Dies Natalis IBM asmi, dengan 4 webinar series dan program asmi Peduli, yaitu memberikan bantuan kepada Panti Asuhan dan mengadakan Vaksinasi gratis di Kampus IBM asmi pada bulan Agustus mendatang. Bapak Rektor juga meminta kepada para narasumber untuk dapat memberikan kesempatan magang kepada para mahasiswa IBM asmi.

Selanjutnya disusul oleh sambutan Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Gideon (YLPG), Ibu Angelica Tengker. Beliau menjelaskan tema asmiDIGItalk. DIGI diambil dari kata digital, dan sekaligus singkatan dari Dunia Inovasi Generasi Indonesia, dan berkaitan dengan tema webinar kali ini, yaitu mengangkat tema Go Digital.

Webinar kali ini dipandu oleh moderator Bapak Dr. Audrey Tangkudung, M.Si. selaku Dosen IBM Asmi dan Ketua ILUNI Sekolah Pasca Sarjana Universitas Indonesia.

Pembicara pertama adalah Keynote Speaker: Bapak Drs. Teten Masduki selaku Menteri Koperasi & UKM yang diwakili oleh Bapak Arif R Hakim selaku Sesmen Koperasi & UKM. Bapak Arif menyampaikan bahwa UMKM memiliki peran penting bagi perekonomian nasional sebanyak 64,2 juta dengan memberikan kontribusi terhadap investasi dan ekspor. Target rasio kewirausahaan Indonesia pada tahun 2021 sebesar 3,55% dan 3,55% pada tahun 2024. Melalui penciptaan kewirausahaan muda atau milenial yang inovatif dan berkelanjutan, kita akan bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang berkualitas. Pelaku usaha yang cepat beradaptasi dalam metode perubahan dan membaca permintaan pasar serta beralih dari konvensional menjadi digital terbukti mampu bertahan di tengah pandemi ini.

Selanjutnya disambung oleh paparan dari Narasumber pertama adalah Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo, IPU sebagai Komisaris PT. RNI dan Ketua Umum APVOKASI yang mengatakan bahwa karena pandemi Covid-19, maka terjadi pergeseran dunia usaha yang luar biasa, internet mobile telah mewarnai bisnis kita seekarang. Telkom merencanakan akan ada 6 kota yang akan ada jaringan 5G yang sekarang sedang dibangun. Jaringan 5G memiliki kecepatannya 100 kali lebih cepat dari 4G. Dengan adanya kecepatan tersebut maka akan maka akan mendukung kinerja masyarakat dan para pebisnis yang menggunakan digital platform dalam menjalankan usahanya.

Kemudian, pemaparan dilanjutkan oleh narasumber kedua yaitu Bapak Budi Arie Setiadi, M.Si selaku Wakil Menteri Desa PDTT menyampaikan tentang digitalisasi desa. Sebanyak 82,77% penduduk desa bekerja di sekotr pertanian. Salah satu strategi pemulihan ekonomi desa adalah digitalisasi ekonomi desa dengan e-commerce global. Bisnis model pengelolaan distribusi dan pemasaran produk unggulan pedesaan melalui ekosistem digital yang harus diwujudkan dalam perangkat kerja yang lebih terintegrasi termasuk Market Place, Offline, Fast Moving Consumer Goods, serta Pasar Induk & Ekspor.

Bapak Dr. Syahnan Phalipi, S.H., M.M., sebagai ketua Hipmikindo dan Ketua asmi Entrepreneur Center sebagai narasumber ketiga selanjutnya memaparkan peluang entrepreneur di tahun 2024 menargetkan 30 juta UMKM go digital, dan tumbuh serta memberikan kontribusi terhadap PDB, dengan harapan ekspor tumbuh setidak-tidaknya menjadi 20%. Untuk mendukung hal tersebut, dibutuhkan adanya mental kewirausahaan bagi anak-anak sekarang.

Selanjutnya, Narasumber keempat adalah Ibu Shinta Dhanuwardoyo, M.B.A., sebagai Founder & CEO of BUBU.COM, Technopreneur dan Angel Investor. Beliau menjelaskan awal mula dalam memulai bisnis. Beliau juga sebagai mentor berbagai start up di Indonesia. BUBU.COM juga membangun Start up Hunt, yaitu mencari para start up yang potensial dan memberikan award kepada website-website yang ada di Indonesia. Beliau menyatakan “Tokopedia, Traveloka, Bukalapak, Gojek, Ruang Guru semuanya sudah pernah mendapatkan BUBU Awards, bahkan sebelum mereka terkenal.”

Webinar ditutup dengan pemaparan Bapak Royke Tumilaar, S.E., M.B.A. selaku Direktur Utama PT. Bank BNI sebagai narasumber yang terakhir. Beliau menyampaikan peran perbankan dalam optimalisasi peluang bisnis di era baru: Go Digital. Prospek usaha UMKM di Indonesia masih tinggi, karena UMKM masih berkontribusi besar terhadap ekonomi Indonesia. Bank BNI dalam hal ini mendukung UMKM dalam pemgembangan usaha dengan layanan digitalisasi yaitu program Personal Banking, Wholesale Banking dan Cashless & Digitak Ecosystem.

Acara ini dapat sukses atas dukungan semua pihak terkait dan juga tidak terlepas dari antusiasme peserta webinar dan kerjasama tim penyelenggara event ini. Dalam webinar ini juga terdapat kuis oleh MC sehingga suasana menjadi semakin menarik. Go Digital, Go asmi!(boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button