Inilah Semangat Gerakan Baru dari Logo Baru KemenkopUKM

JagatBisnis.com – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) mencanangkan gerakan baru untuk melakukan percepatan koperasi modern dan UMKM naik kelas. Gerakan baru dengan ekosistem untuk transformasi koperasi dan UMKM itu ditandai dengan peluncuran logo baru kementerian tersebut.

“Untuk menjadikan koperasi modern dan UMKM naik kelas, kami harus terlebih dahulu membangun pola pikir yang modern, yaitu pola pikir yang mampu merancang ekosistem terbaik untuk koperasi dan UMKM masa depan,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam Peluncuran Ekosistem untuk Transformasi Koperasi dan UMKM secara virtual seperti keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (29/9/2021).

Dia menjelaskan. selama setahun lebih, pandemi telah mendorong pelaku koperasi & UMKM untuk beradaptasi dan bertransformasi. Tidak hanya bertahan, namun juga mematangkan diri dan mempersiapkan UMKM menghadapi tantangan di masa depan.

“Selama setahun lebih juga, seluruh karyawan kami dan Badan Layanan Umum (BLU) telah bekerja keras dan berkomitmen untuk membantu dan mendukung sebanyak-banyaknya pelaku Koperasi & UMKM Indonesia bertahan, bangkit, serta pulih ditengah pandemi,” ungkap Teten.

Menurutnya, ekosistem ini merupakan perwujudan dari logo baru kementeriannya yang menjadi simbol visi masa depan dan kemajuan yang modern. Rancangan masa depan dengan sebuah landscape baru melalui kekuatan sumber daya bangsa yakni future mobility, future food, future fashion, future craft dan lainnya.

“Melalui simbol kemajuan yang modern, mari bersama-sama kita bangun ekosistem untuk transformasi koperasi dan UMKM masa depan. Karenga dengan logo baru ini menandai tranformasi UMKM masa depan, yang berbasis kreativitas dan inovasi teknologi,” ujarnya.

Dia mengakui, ini bukan hanya sekadar logo. Kementeriannya juga mengubah banyak hal, mulai dari tata kelola, hingga cara kerja yang berbasis pada ekosistem. Diharapkan dengan semangat dari logo baru, koperasi dan UMKM ada spirit, motivasi, dan inovasi baru. Mudah-mudahan UMKM bisa menjadi betul-betul tulang punggung ekonomi nasional dan lebih punya daya saing.

“Tulang punggung ekonomi nasional bukan hanya ketika krisis tapi juga penopang ekonomi nasional. Untuk itu produknya harus punya daya saing dan inovasi harus terus dilakukan,” pungkas Teten. (eva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button