Ini Alasan Tubuh Memproduksi Upil

JagatBisnis.com –  Menjaga kebersihan hidung ternyata ada aturannya, misalnya jangan mengorek kotoran hidung ataupun sering memegang hidung. Tapi mungkin banyak masyarakat yang bertanya-tanya mengapa tubuh memproduksi upil dan apa kegunaannya?

Profesor otolaringologi dan rinologi di University of Texas Health San Antonio, Philip Chen, MD, memaparkan, upil hanyalah potongan lendir kering dan terperangkap di hidung. Upil terbentuk ketika udara melewati lubang hidung. Sekresi cairan alami tubuh terperangkap di bulu hidung dan udara yang melewati pernapasan hidung mengeringkannya,

Berita Terkait

“Meskipun tampak kotor, upil sebenarnya membantu kita tetap sehat. Lendir upil terbuat dari bantuan perangkap kotoran udara, debu, dan puing-puing yang kitq hirup melalui hidung mencapai paru-paru. Itulah mengapa terkadang upil berwarna putih, kuning, bahkan kehijauan, yang merupakan cerminan partikel aerosol yang mereka blokir,” katanya, Minggu (10/10/2021).

Menurutnya, jika upil berwarna tertentu, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Karena jika terkena polusi udara atau asap, warnanya bisa berubah menjadi hitam. Selain itu, lendir di lubang hidung juga membantu menjaga mikroba menular, seperti bakteri dan virus, masuk ke saluran napas yang membuat orang tersebut akan sakit.

“Sehingga tubuh memproduksi upil adalah hal normal. Hanya saja, infeksi dapat menyebabkan produksinya bertambah, yang menyebabkan jumlah lendir lebih tinggi dari biasanya. Itu pula yang membuat kita sebaiknya tidak mengupil,” tegasnya.

Dia mengungkapkan, memasukan jari ke lubang hidung secara tidak sengaja dapat menularkan bakteri atau virus apapun ke hidung. Sehingga menciptakan infeksi. Misalnya, menyentuh permukaan, seperti gagang pintu, yang berisi virus flu. Ketika jari yang belum dicuci masuk ke dalam hidung untuk mengeluarkan kotoran, berati partikel virus yang ada dijari tadi ikut masuk
ke dalam sistem pencernaan tubuh. Sehingga dapat menyebabkan mimisan.

“Apabila tidak bisa bernapas melalui hidung karena adanya penumpukan kotoran di lubang hidung, sebaiknya lubang hidung dibilas dengan air larutan garam. Jika cara itu masih belum berhasil juga, sebaiknya berkonsultasi ke dokter,” pungkasnya. (*/esa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button